Dapat Angpao Idul Fitri,"Nanti Mau Beli perlengkapan Sekolah"
"Kalau siang-siang begini, saya dan teman-teman sudah jalan, bersalaman dan dapa doi (uang."
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Suasana lebaran masih terasa di Kabupaten Bolmong Utara.
Seperti terpantau, Minggu (19/7), silaturahmi saling maaf memaafkan antar umat muslim maupun penganut agama lainnya masih terus dilakukan.
Kerukunan begitu terasa, dimana kerabat penganut agama yang lainnya berkunjung ke rumah-rumah rekan kerja maupun keluarga dan saudara-saudara mereka yang beragama muslim.
Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut berkunjung dari rumah ke rumah untuk bersilahturahmi dan mengharapkan dapat angpao.
Shafa misalnya. Sejak hari raya Idul Fitri, ia dan rekan-rekannya mampir ke rumah-rumah.
Bahkan rumah orang yang tidak dikenal disambangi bocah-bocah ini.
"Kalau siang-siang begini, saya dan teman-teman sudah jalan, bersalaman dan dapa doi (uang)," kata bocah polos yang baru duduk di bangku kelas 4 SD ini.
Lanjutnya, moment hari raya inilah yang dinanti-nantikan oleh mereka.
"Kalau hari raya, bayak yang beri angpao. Punya saya sudah banyak, saya minta mama simpan. Terus nanti kalau sudah masuk sekolah, uang angkaponya nanti dipakai beli perlengkapan sekolah," terangnya, sembari memperlihatkan uang yang telah diperolehnya saat berkunjung ke rumah-rumah.
Berkunjung dari rumah ke rumah, Shafa dan teman-teman sebayanya memilih rumah yang besar atau rumah yang pintunya dibuka.
"Kami lihat dulu, kalau rumah pintunya dibuka langsung masuk dan beri salam. Biasanya kalau tuan rumah banyak uang, kami dapat angpao banyak," katanya sembari tertawa.
Dia mengaku sudah mengantongi uang Rp 65 ribu dari hasil 'plesir' Idul Fitri. (Tribun Manado/Ferdinand Ranti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/angpao-idul-fitri_20150719_125932.jpg)