Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gara-gara Ini Telaga Sinelayan Tomohon Kini Diserbu Pemancing

"Di sini paling banyak Mujair, ada juga kobos, jarang dapat ikan mas," katanya.

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Telaga Sinelayan Tomohon. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Warga Tomohon akhirnya bisa kembali menikmati keindahan alam telaga Sinelayan, setelah Dinas Pekerjaan Umum Kota Tomohon sudah menggelontorkan dana Rp 180 juta untuk membersihkan rumput liar yang menutup permukaan telaga.

Kira-kira empat tahun lamanya Maxi Sumerah (47) menunggu hingga bisa menikmati kembali keindahan Telaga Sinelayan. Telaga yang terletak di Kelurahan Talete, Tomohon Tengah itu sudah lama menjadi tempat menyalurkan hobi memancing.

Jika dulu hanya ada pemandangan rumput liar dengan spot memancing yang terbatas. Kini nampak hamparan luas permukaan air dengan banyak pilihan spot.

Bermodal dua alat pancing serta umpan nasi dan lumut, Maxi mengincar ikan mujair "Di sini paling banyak Mujair, ada juga kobos, jarang dapat ikan mas," katanya.

Sayangnya beberapa hari belakangan sejak telaga dibersihkan ia belum dapat hasil maksimal. Hal itu disebabkan selepas telaga dibersihkan air masih keruh, dan ikan cukup terganggu dengan aktivitas pembersihan tersebut.

"Ikan-ikan sepertinya sedang stres, jadi susah dapat ikan, mungkin beberapa hari ke depan jika air sudah jernih," katanya.

Pantauan Tribun Manado, memang terjadi lonjakan kunjungan, biasanya telaga tersebut sepi, kecuali akhir pekan. Namun sejak dibersihkan, lonjakan pemancing ikan sudah terlihat. Sore sekitar pukul 16:00 wita kemarin, kira-kira sudah ada 30 orang mengelilingi tepian telaga. Bahkan menurut Maxi bisa melonjak dua kali lipat jika akhir pekan.

Fian Kilis (29) warga Kakasakasen menyampaikan, sejak telaga dibersihkan memancing jadi lebih asyik. Dulu waktu banyak rumput liar, seringkali kail pancingnya tersangkut. Spotnya pun minim.

"Sekarang tinggal pilih-pilih tempatnya," sebut Fian.

Kali ini ia memilih spot dekat jalan raya Tomohon. Lokasi itu cukup rindang karena tepat berada di bawah rimbun pepohonan.

Fian biasanya memancing sejak sore hingga malam hari, kalau lagi beruntung ia bisa membawa pulang hasil pancingan mencapai 2 kilogram. "Kalau belum beruntung kadang tidak bawa hasil," katanya.

Selain bisa menyalurkan hobi, hasil pancingan pun bisa untuk makan malam sekeluarga. (tribunmanado/ryo noor)

Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved