Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PKL di Manado Hafal Jam Patroli Satpol PP

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertib makin sulit.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertib makin sulit, tenaga Sat Pol PP di Manado hanya ada 150 personel, mereka harus mengawasi pusat kota serta sejumlah wilayah lainnya di Manado.

PKL pun makin lihai mengelabui para anggota Sat Pol PP, seperti yang terjadi depan kantor Pengadilan Negeri Manado di jalan Sam Ratulangi.

Pada saat Sat Pol PP berpatroli, para PKL yang beroperasi di situ menyembunyikan jualan ke dalam pengadilan. "Mereka keluar lagi setelah petugas pergi," ujar seorang warga setempat.

Sebutnya, PKL di sana menjual ban, lem serta alat keperluan rumah tangga lainnya. Sering lolos dari patroli, membuat tempat itu tak pernah bersih dari PKL. "Padahal di sana tempat terlarang bagi PKL," ujarnya.

Kisah PKL mengelabui Sat Pol PP juga terjadi di sejumlah tempat. Di kawasan pasar 45, para PKL menyembunyikan barang dagangannya di emperan toko. Untuk lebih mengaburkan jejak, barang dagangan itu ditutupi dengan terpal.

Usman seorang PKL mengaku sudah tahu jam patroli para anggota Sat Pol PP. Dia tak mau ambil risiko dengan berjualan di saat jam patroli. "Bisa ditangkap," ujarnya.

Seperti yang biasanya terjadi jelang hari raya besar, jumlah PKL kian banyak, amatan Tribun, nyaris seluruh trotoar di pusat kota dijajaki PKL.

Kasat Pol PP Manado Xaverius Runtuwene mengakui kekurangan personel. "Jumlah personel lapangan kami hanya 150 orang," ujarnya.

Dengan jumlah itu, pihaknya kesulitan mengatasi PKL yang terus bertambah. Apalagi, para PKL sering bersiasat dengan menyembunyikan barang di toko. "Saya sering dilapori anak buah tentang PKL yang menyembunyikan barangnya," ujar dia.

Kurangnya personel, membuat personel Sat Pol PP hanya bisa ditempatkan di pos di Taman Kesatuan Bangsa. Dari pos itu mereka berpatroli keliling Pasar 45.

"Kami juga harus membagi anggota untuk razia malam yang rutin diadakan selama Ramadhan," kata dia.

Rencana Pemkot menghidupkan kembali pasar letter T selama Ramadan di Pasar 45 bakalan lebih menyulitkan anggota Sat Pol PP. Beban anggota akan bertambah. "Namun kami tetap berupaya memberi yang terbaik bagi warga kota ini," ujarnya.

Runtuwene membeberkan, jumlah ideal Sat Pol PP di Manado adalah 1.000 orang. Hitungan itu berdasarkan rasio petugas serta jumlah penduduk.

Ia berencana mengajukan penambahan personel Sat Pol PP ke dewan. "Mudah-mudahan disetujui," kata dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved