Hebat! Study Club SMA Kristen Eben Haezar Dulang Prestasi
Sesuatu yang diawali dengan niat yang baik, diikuti dengan kerja keras akan membuahkan keberhasilan.
Penulis: Finneke | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sesuatu yang diawali dengan niat yang baik, diikuti dengan kerja keras, serta didukung dengan sinergitas dari berbagai pihak pasti akan membuahkan keberhasilan. Hal inilah yang diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMA Kristen Eben Haezar, Jemmy Jermias.
Menurutnya setiap siswa mempunyai masing-masing talenta untuk dipakai demi kemuliaan nama Tuhan termasuk dalam kompetisi Lomba Sains Nasional 2015. "Sesuai dengan Motto kami, 'To God To Be The Glory' maka tujuan utama dalam keikutsertaan siswa kami dalam setiap kompetisi adalah untuk bersaksi tentang kemuliaan nama Tuhan semata. Menang atau kalah urusan kedua," ujarnya.
Sejak dibentuk pada tahun 2011, Study Club SMA Kristen Eben Haezar mengalami kemajuan dalam bidang prestasi. "Tujuan dibentuknya Study Club ini memang secara khusus untuk persiapan para siswa yang berminat berpartisipasi dalam Lomba Olimpiade Sains Nasional," terangnya.
Study Club tersebut terbagi dalam beberapa kelompok belajar sesuai dengan bidangnya. Ada enam mata pelajaran yang bisa diikuti oleh para siswa dalam pembinaan Olimpiade Sains yaitu Fisika, Astronomi, Kimia, Matematika, Ekonomi dan Komputer.
Setiap tiga kali seminggu diadakan pertemuan usai kegiatan belajar mengajar pada pertemuan reguler. Sedangkan pembinaan intensif dilakukan sebulan menjelang kompetisi. Setiap hari para siswa dibina sesuai dengan mata pelajaran yang diminati. Sedangkan pembinaan khusus dilakukan selama seminggu. "Kami mengirim siswa untuk belajar di institusi khusus yang berhubungan dengan olimpiade misalnya Institut Teknologi Bandung (ITB), Surya Institute, dan Lembaga Olimpiade Pendidikan Indonesia (LOPI)," tuturnya.
Pada tahun 2013, salah seorang siswa mereka Joshua Polar, berhasil meraih medali perunggu kategori mata pelajaran Matematika dalam Olimpiade Sains Nasional 2013.
Perjuangan mereka terus membuahkan hasil. Reynaldi Goenawan dan Daniel Laoh Tambuwun berhasil meraih medali Perunggu untuk kategori Astronomi dan Kimia pada tahun 2014
Sedangkan tahun ini, prestasi mereka terus meningkat dari empat orang siswa yang diutus, dua siswa berhasil memenangkan medali perak pada Olimpiade Sains Nasional 2015. Yakni Liang Cassey Crystania untuk kategori Fisika dan Aureliana Esther Tumiwa untuk kategori Astronomi.
Jemmy menambahkan prestasi yang berhasil diraih tidak terlepas dari sinergitas berbagai pihak. "Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, baik siswa sendiri yang memiliki semangat belajar yang tinggi, orangtua yang selalu siap memberikan dukungan baik perhatian maupun dana, para guru yang setia membina anak-anak, Yayasan dalam hal ini Ketua Yayasan Truely Khosama yang juga ikut mendampingi siswa dalam lomba, serta bantuan dana dari Dinas Pendidikan Kota Manado dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara yang juga memberikan bantuan dana," ucapnya.
Dia menargetkan pada tahun depan para murid bisa meraih satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. "Dilihat dari kemampuan siswa saya rasa mereka bisa meraih medali emas, perak, dan perunggu pada Lomba Olimpiade Sains 2016 nanti," harapnya.
Diwawancara terpisah, Cassey mengungkapkan kebahagiaannya karena berhasil meraih medali perak. Dia mengaku harus melalui perjuangan yang sangat panjang untuk memenangkan medali perak. "Mental harus kuat. Untungnya saya memang cinta Fisika sehingga berbagai pembinaan yang saya ikuti menjadi motivasi untuk maju," tuturnya.
Siswi yang bercita-cita bekerja di perusahaan teknik perminyakan atau teknik nuklir ini juga bangga bisa memberikan hadiah berupa prestasi bagi kedua orang tuanya. "Mama, papa is the best pokoknya dalam hal perhatian dan dukungan kepada saya. Bahkan saat berlomba Olimpiade Sains Nasional 2015 tanggal 18 hingga 24 Mei di Yogyakarta, mereka setia mendampingi saya disana," katanya.
Dia berharap jika suatu saat nanti prestasinya terus meningkat. "Harapannya semoga tahun depan bisa berpartisipasi dalam Lomba Olimpiade Sains Tingkat Internasional," tutupnya.
-Study Club SMA Kristen Eben Haezar dibentuk pada tahun 2011.
-Tahun 2013 Joshua Polar, berhasil meraih medali perunggu kategori mata pelajaran Matematika.
-Tahun 2014 Reynaldi Goenawan, berhasil meraih medali perunggu untuk kategori Astronomi, dan Daniel Laoh Tambuwun, meraih medali perunggu untuk kategori Kimia
-Tahun 2015 Liang Cassey Crystania, berhasil meraih medali perak untuk kategori Fisika dan Aureliana Esther Tumiwa meraih medali perak untuk kategori Astronomi
-Nama guru pembimbing:
1) Stenly Mamanua, dan
2)Mekinda Jacobs
-Nama Kepala Sekolah Jemmy Jermias
-Nama Ketua Yayasan Truely Khosama. (tribunmanado/fionalois watania)
Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dua-siswi-sma-kristen-eben-haezar-berprestasi_20150606_201317.jpg)