PPS Minahasa Dilantik
Ratusan Petugas Pemungutan Suara (PPS) resmi memegang mandat untuk melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilihan, setelah dilantik, Senin (18/5).
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,TONDANO-Ratusan Petugas Pemungutan Suara (PPS) resmi memegang mandat untuk melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilihan, setelah dilantik, Senin (18/5).
Bagian tengah Gedung Wale Ne Tou di Tondano langsung dipenuhi oleh calon PPK, saat SK dibacakan, mereka mengambil posisi sesuai dengan yang diatur oleh KPU. Pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji, pun dilaksanakan, dan dipimpin oleh Meidy Tinangon ketua KPU Minahasa.
Saat sumpah atau janji diucapkan, banyak PPS yang kelimpungan, bahkan mereka tidak mengangkat jari dan memegang kitab suci, padahal sudah mengucapkan sumpah atau janji, nanti sudah beberapa kata diucapkan, baru perlahan mereka mengangkat tangan, itu pun masih terlihat ragu-ragu.
Padahal pada saat itu, pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji, turut disaksikan oleh Bupati Minahasa Janjte Sajow, Risman Tarihoran Kajari Tondano, Letkol Kav Teguh Susanto Dandim 1302 Minahasa, mewakili Polres Minahasa, dan perwakilan kepala Pengadilan Tondano.
Pada kesempatan tersebut, Meidy Tinangon ketua KPU Minahasa mengatakan, bahwa proses untuk seleksi PPS singkat tapi melelahkan."Sebab proses kali ini berbeda, diusulkan oleh lurah atau hukum tua, LPM, atau BPD, kemudian dilakukan seleksi tertulis, dan nilainya langsung bisa dilihat, kemudian diputuskan pada Pleno KPU," jelasnya.
Sehingga menurutnya, yang lolos bernar-benar murni lantaran usaha sendiri."Anda lolos bukan karena kedekatan dengan komisioner," kata dia. Ia menambahkan, bahwa dilantiknya mereka, merupakan awal melaksanakan tugas.
"Kali ini, anda melaksanakan tugas agak ringan, karena untuk Pilgub, PPS tidak berwenang untuk hitung hasil pemilihan, hanya mengumpulkan saja, kemudian kotak di kunci, dan serahkan ke PPK, tapi ada tugas yang lebih berat yaitu PPS melaksanakan pemutahiran data pemilih," ujar dia.
Sementara itu, Jantje Sajow Bupati Minahasa mengatakan, sangat bersyukur bahwa Minahasa sudah siap melaksanakan Pilgub, sebab penyelenggaranya termasuk PPS sudah ada.
"Laksanakan tugas sesuai dengan aturan, dan selalu melakukan koordinasi, dan kami bangga juga, ternyata banyak PNS yang ikut serta berperan sebagai PPS," jelasnya. Ia menambahkan, PNS yang masuk sebagai PPS, bisa memasukkan surat izin, jika ada kegiatan PPS.
"Kita akan berikan izin, dan nanti sebelum pelaksanaan akan diberikan cuti, supaya bisa fokus untuk melaksanakan tugas," jelasnya. Ia berharap juga agar PPS, tidak mudah terpengaruh dengan apapun, dan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan.
"Jadikan Minahasa sebagai contoh pelaksana pemilihan yang jujur dan adil, sebab hanya di Minahasa yang antusiasnya seperti ini," ujar dia.
Pelantikan kali ini menurut ketua KPU Minahasa, belum semua PPS dilantik, baru 777 saja dari 810 orang PPS, sebab ada beberapa desa yang PPS belum ada, lantaran belum ada yang mendaftar, serta ada juga yang kuotanya belum mencukupi.
"Desa yang PPS belum ada pendaftarnya, kita tugaskan PPK untuk mencari, namun ada juga yang belum lengkap, kami targetkan minggu depan, sudah dilantik," jelas Tinangon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ratusan-pps-minahasa-dilantik_20150518_213007.jpg)