Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tasya Loijens, Raih Nilai UN Tertinggi Kategori IPS se Sulawesi Utara

ANGKAT jempol untuk prestasi akademi Tasya Ester Loijens. Siswi SMA Negeri 9 Manado memperoleh nilai ujian nasional tertinggi .

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
TRIBUNMANADO/YOSUA PALANDI
Tasya Ester Loijens Siswi SMA negeri 9 Manado yang Meraih nilai tertinggi mata pelajaran IPS se-Sulawesi Utara saat di temui di rumahnya bersama ayah ibu di kel.Winangun Lingkungan 4 Manado. 

Laporan wartawan Tribun Manado Valdy Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - ANGKAT jempol untuk prestasi akademi Tasya Ester Loijens. Siswi SMA Negeri 9 Manado memperoleh nilai ujian nasional tertinggi kategori ilmu pendidikan sosial (IPS) di Sulawesi Utara.

Tasya mengaku kaget saat mendengar hasil UN. "Saya ditelepon om terus dia bilang peringkat pertama untuk kategori IPS. Om saya baca di koran," ujar Tasya saat dijumpai Tribun Manado di rumahnya, Selasa (12/5). Menurut siswi ini, saat menghadapi UN, dia lebih giat belajar kelompok di kelasnya serta tak pernah bolos sekolah. Setiap mata pelajaran selalu diikuti.

Saat menghadapi UN, Tasya pun sempat tidak yakin dengan hasil yang ia jawab apalagi saat menghadapi soal matematika. "Sempat tidak yakin atas jawaban mungkin karena UN jadi rasa beda saja. Apalagi pas hadapi soal matematika," ujarnya. Tapi saat menjawab UN, dia mengaku tetap tenang dan membayangkan hanya seperti ujian semester di sekolah saja.

Vanda Rorimpandey, ibu Tasya menuturkan, semua itu adalah usaha Tasya sendiri. "Kami orangtua hanya memberi peraturan, untuk jadwal belajar dan yang lainnya itu diatur Tasya sendiri," ujarnya.

Menurutnya, pengajaran tegas dan keras juga diajarkan ayahnya Loijens Hendricus Simon yang selalu menanamkan dasar bahwa tugas sebagai kewajiban. Makanya apa semua yang dipesan orangtua seperti sore sudah di rumah dan usahakan pukul 21.00 sudah tidur selalu dilakukan Tasya.
Mediatrix M Ngantung, Kepala SMAN 9 mengaku bangga akan apa yang dicapai anak didiknya. Tapi, menurutnya, itu layak didapatkan oleh anak didiknya mengingat dari pihak sekolah selalu memberikan pengajaran dan pengetahuan yang baik kepada para anak didik. "Kami memberikan pengetahuan dan bimbingan yang baik kepada para siswa serta mengajarkan kepada siswa untuk berlaku jujur saat menghadapi UN," ujarnya.

Di sekolah, Tasya memang sudah dikenal sebagai anak yang berprestasi dengan selalu masuk tiga besar juara kelas. Ia banyak memenangi lomba pidato bahasa Inggris tingkat provinsi mewakili sekolah dan menjadi seksi OSIS bidang bahasa.

Ke depanya Tasya akan masuk Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya Malang untuk mengejar cita-citanya untuk menjadi pengacara. Dia bercita-cita untuk jadi pengacara. Menurut Tasya, masih banyak orang tak mampu saat menghadapi hukum tidak bisa apa-apa karena tidak punya uang. Rasa sosial tersebut yang membuat Tasya ingin melakukan pencapaian baru yaitu menjadi pengacara sukses. (valdi suak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved