Operasi Pasar di Wenang Manado, Satu Jam Elpiji Ludes
Kabar tentang adanya operasi pasar elpiji di kantor Camat Wenang, Kamis (7/5/2015) disambut ratusan warga dengan sukacita.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Warga yang berdomisili di Kecamatan Wenang benar - benar tersiksa dengan kelangkaan elpiji.
Kabar tentang adanya operasi pasar elpiji di kantor Camat Wenang, Kamis (7/5/2015) disambut ratusan warga dengan sukacita.
Mereka berbondong - bondong mendatangi kantor camat untuk memperoleh tabung gas 3 kilo seharga Rp 18 ribu.
Hanya dalam waktu satu jam, 560 tabung elpiji yang dijual ludes.
Banyak warga yang tak cukup beli satu, memborong dua hingga tiga tabung.
Antrean panjang mengular hingga ke SPBU Tikala, menyebabkan kemacetan di lokasi sekitarnya.
Diantara warga yang mengantre terdapat Oma Lisa Sinaulan, 61 tahun, warga Lawangirung.
Oma Lisa datang bersama cucunya, yang masih berusia 8 tahun.
Si Oma tak mau kalah dengan warga lainnya yang lebih muda.
Ia rela berdesak - desakan, serta beberapa kali berupaya menerobos antrean.
Dibelinya dua tabung.
Ia dan cucunya masing - masing memegang satu tabung.
"Senang bisa dapat tabung lagi," kata dia.
Oma Lisa menuturkan, sudah dua hari lamanya ia memburu tabung gas dengan sia - sia.
Begitu mendapat kabar ada operasi dari Pala setempat, ia pun bergegas.
Ingin tiba secepatnya di tempat operasi, ia memilih naik ojek.
Sahrul warga lainnya mengaku sudah berpikir menggunakan kayu bakar sebagai pengganti elpiji.
Disekeliling rumahnya terdapat banyak kayu bakar.
Dalam pembagian itu, ia beli dua tabung.
"Saya harap tak ada lagi kelangkaan," ujarnya.
Ahmad Ubaidillah, Sales Executive Elpiji Pertamina mengatakan, operasi digelar karena ada permintaan provinsi serta pemerintah kota.
"Kita merespon permintaan pemerintah daerah," kata dia.
Sejauh ini, kata Ahmad, operasi pasar sudah digelar di enam kecamatan.
Rabu (6/5) operasi digelar di Kecamatan Tuminting.
Disusul, Wenang, Wanea, Malalayang serta Sario pada Kamis.
Dikatakan Ahmad, pihaknya menjual elpiji dengan harga het yakni 18 ribu.
"Setiap kecamatan kita jual 560 tabung," kata dia.
Ahmad menggaransi pekan depan sudah tak ada kelangkaan menyusul diperbaikinya kapal pengangkut minyak yang rusak.
Linda Kotambunan Babid Migas Dinas ESDM Pemprov Sulut mengatakan, pangkalan yang didapati melakukan penimbunan elpiji akan ditindak tegas. (tribunmanado/arthur rompis)
Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.