Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelaku Pemerkosa Bocah di Sario Diduga Orang Dekat Korban

Polda Sulut masih terus menyelidiki kasus pemerkosaan bocah Sario, Y (7), 12 Maret 2015 silam.

Penulis: Finneke | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Polda Sulut masih terus menyelidiki kasus pemerkosaan bocah Sario, Y (7), 12 Maret 2015 silam. Perkembangan terbaru, pelaku diduga adalah orang dekat korban. Demikian diungkap Kanit PPA, Kompol Elisabeth, Senin (4/5).

"Diduga orang dekat. Karena keterangan yang kami gali dari korban, saat pelaku menurunkan, pelaku mengatakan, "turun saja di sini, nanti opa jemput." Pernyataan pelaku itu mengindikasi kalau dia tahu tentang keberadaan keluarga korban. Yang memang hanya tinggal dengan opa dan omanya," terangnya.

Uang Rp 10 ribu, yang diberikan pelaku pada korban, kata Kompol Elisabeth, masih berada di tempat kejadoan perkara saat tim menyisir lokasi. Dan korban, ternyata masih ingat jelas dimana pelaku membawanya.

"Uangnya masih di TKP, mungkin itu terlepas saat aksi pemerkosaan berlangsung. Awalnya kami sulit menggali informasi pada korban, karena dia masih trauma. Tapi sekarang sudah pulih dan sudah bisa diajak komunikasi," tuturnya.

Dari informasi yang diberikan keluarga, sudah ada dua orang yang dicurigai. Namun saat foto orang tersebut ditunjukkan pada korban dan dua saksi lainnya, mereka menyatakan bukan. Pun saat ini, semua potensi terus dikerahkan Polda Sulut untuk mengejar pelaku.

"Dua orang dicurigai, tapi ternyata bukan. Kami masih terus mencari pelaku. Penyelidikan pada orang-orang terdekat pun kami lakukan. Doakan saja, semoga pelaku segera tertangkap. Yang pasti kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini," pungkas Kompol Elisabeth.

Tim khusus anti-kriminalitas Polda Sulut, Barracuda Team, pun telah turut mengungkap kasus ini. Setelah hampir dua bulan bergullir, hingga saat ini belum juga ada titik terang siapa yang tega berbuat keji pada bocah SD tersebut.

Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung berjanji akan menuntaskan kasus tersebut. Semua sumber daya dikerahkan untuk mencari pelaku yang tak diketahui identitasnya. Kasus ini sendiri menjadi atensi khusus.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Rabu (12/3), sekitar pukul 18.00 Wita, Y diculik oleh pria tak dikenal saat bermain di kompleks rumahnya yang berlokasi di Lingkungan I, Kelurahan Sario Tumpaan, Kecamatan Sario.

Satu jam setelah hilang, Y ditemukan warga di pinggir jalan, di Kawasan Sario, dengan kebingungan, badan penuh luka lecet, baju compang - camping dan penuh bercak darah. Hasil visum menyebut Y telah mendapat kekerasan di kemaluannya. Akibat perbuatan pelaku, Y mengalami pendarahan hebat, dan kemaluannya harus mendapat enam jahitan.

Dari keterangan yang digali ke Y, ia dibawa ke kawasan Kampus Unsrat. Kejadian itu pun dilakukan pelaku di bawah pohon, yang diduga penuh rumput liar. Saat ditanya, Y pun mengaku pelaku membujuknya dengan uang Rp 10 ribu

Tags
Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved