Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Warga Tompaso Kemalingan, 58 Tabung Elpiji Penuh Milik Denny Raib

"Kali ini, kerugian kami mencapai Rp 8,1 juta, sebab semua tabung yang dicuri masih berisi penuh."

Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Polisi saat datang di lokasi pencurian tabung gas elpiji. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,TONDANO - Apes dialami oleh Denny warga jaga II Desa Talikuran, Kecamatan Tompaso, sebab Kamis (23/4/2015) dini hari, untuk kedua kalinya pangkalan gas Elly Tuju miliknya disatroni maling.

Kali ini, yang digasak maling adalah 58 buah tabung elpiji 3 kilo gram yang masih berisi penuh.

"Tadi malam sekitar pukul 02.00 wita (dini hari) saya terbangun mau buang air, saya lihat di depan ada mobil hitam di depan, dan sementara di dorong, saya pikir itu hanya orang dorong mobil saja, sebab saya di ruangan atas," jelas Denny.

Namun, dirinya memiliki firasat kurang baik, dan benar saja, ternyata pangkalan elpiji miliknya sudah disatroni maling, dan tabung yang berada di dalamnya sudah lenyap digondol maling.

"Setelah saya cek, ternyata tabung elpiji di pangkalan milik saya sudah curi, yang ternyata menggunakan mobil yang saya kira hanya orang dorong mobil tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, ini sudah kedua kalinya terjadi, setelah pada 2 Desember 2014, pangkalan elpiji miliknya tersebut juga disatroni maling, dan berhasil membawa kabur 59 tabung.

"Kali ini, kerugian kami mencapai Rp 8,1 juta, sebab semua tabung yang dicuri masih berisi penuh," jelasnya. Namun kejadian tersebut, baru dilaporkan ke Polsek Tompaso pagi hari.

"Baru dilaporkan kepada kami pagi tadi, dan langsung saya perintahkan anggota ke TKP, untuk melakukan penyelidikan," jelas Iptu Mardy Tumanduk Kapolsek Tompaso.

Dari hasil pemeriksaan, diperkirakan pelaku lebih dari satu, dan pelaku masuk memanjat pagar, dan tidak membobol pintu, namun hanya naik lewat bagian atas pangkalan yang tidak tertutup plafon, dan membuka pintu toko dari dalam, kemudian memulai aksi mereka mengeluarkan tabung gas, dan memuatnya ke dalam mobil.

"Modus mereka, berpura-pura dorong mobil, dan berhenti lama-lama, kemudian melakukan aksi mereka, karena pangkalan tersebut sudah pernah kecurian juga," jelasnya. Ia menambahkan, pemilik pangkalan terlambat untuk melaporkan.

"Kalau tadi mereka telepon, kami pasti masih bisa dapat, sebab para pelaku ini jauh mendorong mobil mereka, supaya tidak kedengaran," ujarnya. Hingga saat ini, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari pelakunya. (tribunmanado/alpen martinus)

Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved