Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulut Tingkatkan Peluang Ekspor ke Filipina

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membuka peluang ekspor lebih besar lagi ke Filipina.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membuka peluang ekspor lebih besar lagi ke Filipina. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan devisa bagi Sulut, apalagi Masyakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 akan segera dilaksanakan.

"Kami akan meningkatkan kerja sama dengan Filipina, terutama di sektor ekonomi, dengan memanfaatkan semua peluang yang ada dengan maksimal," ujar Wakil Gubernur Sulut Djauhari Kansil.

Kansil menambahkan peningkatan yang dilakukan seperti mengadakan forum bisnis dengan negara tersebut yang belum lama ini gelar di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Sulut.

Menurutnya Filipina dan Indonesia adalah dua negara kepulauan dan memiliki komposisi penduduk etnis yang berkerabat dalam kesatuan keturunan Austronesia.

Sejarah membuktikan kerja sama kedua negara sudah terjalin sejak lama, baik di sektor politik, keamanan, ekonomi, sosial budaya dan pariwisata.

Indonesia dan Filipina, katanya, bersemangat untuk mengembangkan jaringan roll-on/roll-of (roro) ASEAN dan jalur pelayaran pendek.

Prakarsa ini, katanya, tentu akan semakin meningkatkan konektivitas antara kedua negara dengan mengoperasikan kapal angkutan barang dan penumpang dari Filipina ke Manado, begitu juga sebaliknya.

Sebagai anggota ASEAN, Indonesia dan Filipina akan menghadapi MEA akan melebur dan membentuk sebuah kekuatan ekonomi yang baru, tanpa sekat atau pembatas dalam interaksinya.

"MEA merupakan salah satu pilar utama dengan misi menjadikan perekonomian di ASEAN menjadi lebih baik, serta mampu bersaing dengan negara-negara yang perekonomiannya lebih maju dibandingkan kondisi saat ini," tuturnya.

Menurutnya MEA dapat menjadikan posisi ASEAN menjadi lebih strategis Sulut yang memiliki pelabuhan laut Bitung dengan kedalaman standar hub-port serta berbagai potensi sumber daya alam, sosial, budaya dan merupakan satu dianta dari delapan provinsi kepulauan di Indonesia," ungkapnya.

Sedangkan menurut Penjabat Kepala Kantor Konsulat Jenderal Filipina di Manado Jan Sherwin P Wenceslao mengungkapkan peningkatan kerjasama antar dua negara memang perlu ditingkat.

Apalagi dari Sulut ke kota seperti Davao memiliki jarak yang tidak jauh, sehingga memang sangat cocok untuk dikembangkan.

"Berbagai potensi dari Sulut Kopra, minyak dan ikan bisa dijual ke Filipina, begitu juga sebaliknya berbagai produk dari Filipina bisa dijual di Sulut," ungkapnya. (tribunmanado/herviansyah)

Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado online.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved