Memasuki Panen Raya Harga Beras Normal Lagi
Hilangnya Beras di pasaran beberapa pekan lalu sempat mengundang kepanikan warga Bolaang Mongondow.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Hilangnya Beras di pasaran beberapa pekan lalu sempat mengundang kepanikan warga Bolaang Mongondow. Namun kali ini, seiring dengan di mulainya panen raya di sejumlah kecamatan terutama di dataran Kecamatan Dumoga Raya maka diperkirakan harga beras akan kembali normal.
Kepala Dinas Pertanian Ir Taufik Mokoginta berkata Senin (13/4) kepada Tribun Manado bahwa kenaikan harga beras beberapa pekan lalu akibat kelangkaan yang di sebabkan oleh ulah Tengkulak yang membeli beras asal Bolmong dan di jual kembali di luar
daerah dengan harga di atas.
"Kondisi lalu di pastikan tidak akan bertahan lama sebab, sejumlah kecamatan Dumoga Raya dan Lolak yang notabene menjadi salah satu titik kelangkaan beras sudah mulai panen," kata Taufik.
Dikatakan Taufik, jika terjadi kenaikan memang susah untuk dikendalikan, sebab tengkulak melakukan transaksi langsung dengan pihak pengusaha gilingan padi. "Persoalan penjualan beras kepada tengkulak adalah hak dari pengusaha gilingan padi atau pun petani orang perorang, sehingga susah di Kendalikan," ungkap Taufik.
Taufik berharap, kedepan hal ini tidak akan terjadi lagi, sehingga perlu ada kerjasama semua pihak. "Sistem pengendalian pangan ini memang belum berjalan maksimal
sehingga pegusaha serta instansi terkait juga kedepan muda-mudahan dapat bersinegi. Agar peredaran beras juga dapat benar-benar terkontrol," pungkas Taufik menutup pembicaraan.