'Pak Ogah' Anak-anak di Jalan Boulevard Manado
PENGENDARA yang ingin memutar kendaraan sering terbantu dengan kehadiran anak-anak yang berperan sebagai 'Pak Ogah'.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PENGENDARA yang ingin memutar kendaraan sering terbantu dengan kehadiran anak-anak yang berperan sebagai 'Pak Ogah'.
Dari jasa Pak Ogah anak-anak tersebut setiap pengendara memberi uang Rp 1.000 atau Rp 2.000.
"Seseuai data di lapangan banyak sekali anak kecil yang menjadi pemandu putar mobil. Ini menjadi satu kebiasaan buruk yang harus dimusnahkan. Orangtua harus turun tangan melarang anak-anak melakukan kegiatan ini. Jika kami dapati orang tua yang mempekerjakan anak seperti ini maka akan mendapatkan hukuman setimpal," ujar Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto.
Hal itu juga diungkapkan Wawali Manado Harley Mangindaan. "Masih banyak pemilik kendaraan yang suka berputar sembarangan meski sudah ada tanda larangan memutar," kata dia.
Mangindaan berharap penertiban tersebut dapat semakin memperlancar arus lalu lintas di kawasan Boulevard
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/operasi-simpatik-di-boulevard_20150406_225024.jpg)