BI Edukasi Uang Palsu Jelang Pilkada
Bank Indonesia (BI) terus mengupayakan agar masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) berhati-hati terhadap peredaran uang palsu.
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bank Indonesia (BI) terus mengupayakan agar masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) berhati-hati terhadap peredaran uang palsu, apalagi dalam tidak lama lagi akan ada Pilkada.
"Untuk mengantisipasi semakin luasnya uang palsu di Sulut, kami selalu melakukan edukasi ke masyarakat," ujar Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Yusnang.
Menurutnya peredaran uang palsu semakin diwaspadai karena di ajang Pilkada tersebut akan dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab untuk mengedarkannya. Apalagi dalam pemilihan kepala daerah tersebut, uang yang beredar akan meningkat.
"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya saat Pilkada tidak ada peningkatan uang palsu, namun tetap perlu diwaspadai," jelasnya.
Menurutnya pencegahan tidak hanya di Manado saja, melainkan pula di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sulut, sebab peredaran uang palsu bukan hanya terjadi di Manado saja, melainkan berpotensi di daerah lain.
Selain itu, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan kepolisian dalam rangka pencegahan peredaran uang palsu. Sebab dalam Pilkada banyak dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Sedangkan untuk mencegah hal tersebut pihaknya telah merancang strategi, di antaranya melalui bank pelaksana, lembaga jasa pengiringan uang dan Bank Indonesia.
Sedangkan cara yang dilakukan untuk melakukan dengan cara 3D, yaitu dilihat, diraba dan diterawang, masih menjadi satu di antara cara yang ampuh untuk mendeteksi keaslian uang.
Untuk itu masyarakat yang menemukan uang palsu agar segera melaporkan ke BI atau Polisi, untuk didata dan diteliti uang palsu tersebut, baik dari metode pemalsuan maupun teknik cetak.
Untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui bank-bank umum mengenai keaslian uang rupiah. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat terhindar dari uang palsu.
Sedangkan di Sulut kota yang paling banyak peredaran uang palsu adalah Manado, karena memang peredaran uangnya yang juga paling banyak. (Tribun Manado/Herviansyah)