Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wabup Boltim Peringati Jumat Agung Bersama Jemaat GMIBM Syalom Tutuyan

Wakil Bupati Boltim) memperingati Jumat Agung atau peringatan kematian Yesus Kristus bersama Ratusan Jemaat GMIBM Syalom Tutuyan.

Penulis: Aldi Ponge | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN -Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memperingati Jumat Agung atau peringatan kematian Yesus Kristus bersama Ratusan Jemaat GMIBM Syalom Tutuyan, Jumat (3/4).

Ibadah berlangsung lancar. Lantunan nada-nada pujian rohani makin menambah hikmahnya ibadah yang dipimpin oleh Pdt M Tumiwa-Woran. Dalam ibadah tersebut Wabup Medy Lensun melantunkan pujian rohani.

Pdt M Tumiwa Woran dalam perenungannya menuntun jemaat berdasarkan pembacaan Alkitab melalui injil Matius 27: 45-56. Dia menceritakan penderitaan Yesus sebelum kematiannya. Yesus dianiaya, disiksa, diderah, diludahi dan dihianati. Namun Yesus rela menyerahkan nyawahnya untuk kesalahan umat manusia yang ditanggungnya.

"Dalam ketakutan dan kegelisahan serta derita amat dalam. Dia membutuhkan penghiburan justru mendapatkan olok-olok dan minum anggur asam," katanya.

Dia mengatakan kematian Yesus disertai dengan peristiwa alam seperti gempa bumi dan gelap gulita. Kejadian ini membuat para penyalib percaya bahwa Yesus adalah Tuhan.

"Yesus bukan manusia biasa, apa yang dikatakannya sungguh amat benar. Peristiwa ini tak bisa diragukan karena banyak saksinya. Sebab menurut taurat kesaksian dua orang adalah benar. Itu benar-benar terjadi," terangnya.

Dia menegaskan kematian Yesus bukan tanda kegagalan Allah. Tapi merupakan tanda kebesaran Tuhan yang rela menderita untuk keselamatan manusia.

"Oleh Kematian Yesus Kristus manusia didamaikan dengan Allah. Oleh Yesus, manusia mempunyai harapan yang pasti dan hidup yang kekal," tuturnya.

Dia mengatakan kematian dengan jalan salib adalah karya mengagungkan dan dapat tak dijangkau oleh kemampuan manusia. "Hanya Yesus, satu-satuanya manusia menjalani hal itu. Penderitaan kita adalah jalan untuk melihat sejauh mana kesetiaan dan ketaatan kita pada Kristus," ucapnya.

Wabup Medy Lensun berharap umat nasrani di Boltim mampu meneladani sikap kristus yang rela berkorban bagi orang lain. Dia berharap warga Kristen untuk memaknai kematian dan kebangkitan Yesus.

"Mari kita memperingati Jumat Agung dan perayaan Paskah dengan sebaik-baiknya sambil introspeksi diri dengan mengingat pengorbanan Kristus. Sebab kasihNya kepada manusia, Dia rela menderita bahkan disalibkan supaya kita beroleh hidup. Karena itu sudah selayaknya kita memaknainya dengan melakukan hal-hal yang positif dan meninggalkan kebiasaan buruk seperti miras, narkoba, gaya hidup konsumtif," imbaunya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved