346 Siswa MTS di Bolmong Terancam tak Terdaftar Peserta UN
Meski Kegiatan Pra Ujian (Try Out) Tingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTS), mulai dilaksanakan hari ini.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Meski Kegiatan Pra Ujian (Try Out) Tingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTS), mulai dilaksanakan hari ini.
Namun peserta UN MTS sejumlah sekolah madrasah di wilayah Bolmong bakal tak terdaftar sebagai peserta ujian karena dipermasalahkan oleh Dinas Pendidikan Bolmong.
Hal ini dikatakan Kepala Seksi Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bolmong Ibrahim Gani Spd, kepada Tribun Manado Rabu (18/03) diruang kerjanya.
Dikatakan Ibrahim, dua Sekolah MTS Negeri dan empat MTS swasta belum masuk dan terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN), padahal data sudah di masukan sejak bulan Februari lalu.
“Diknas telah memberitahukan bahwa MTS Negeri Lolak dan MTS Negeri Mopuya serta MTS swasta yakni MTS Lolanan, MTS Ihwan, MTS Ibolian, dan MTS Ayong, Diknas nyatakan ada masalah dan ini sangat aneh. Sebab sebelum pra UN pihak diknas menyatakan tidak ada masalah,’’ tanya Ibrahim.
Diterangkan Ibrahim, sesuai dengan data verifikasi dari Kepala Madrasah sampai pada verifikasi tingkat kementerian agama data peserta UN tidak ada masalah.
“Saya sayangkan kepada diknas data UN untuk madrasah yang sebanyak 346 siswa dinyatakan bermasalah, sebenarnya siapa yang keliru pihak diknas atau Kemenag. Sebab datanya telah diverfikasi sejak bulan Februari sampai masuk pada aplikasi tidak ada masalah," jelas Ibrahim.
Meski demikian, kemenag telah berupaya kepada sampai ke diknas provinsi untuk memasukan data kembali.
“Saya hanya sayangkan sikap dari diknas Bolmong melalui Fauzi Kepala Seksi yang menangani Kurikulum, data UN Bolmong menyatakan data Mts bermasalah, ini kan sangat aneh. Padahal lembaran soal sudah ada, kenapa belum terdaftar sebagai peserta UN,’’ ungkap Ibrahim.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kepala Seksi Kurikulum Diknas Pemkab Bolmong Mohammad Fauzi Gobel mengaku, memang ada masalah tapi hanya saat upload, data Mts ada format yang diisi tidak lengkap.
“Hanya kesalahan format isian yang kurang lengkap tapi sekarang ini sudah tidak ada masalah, buktinya saat pra UN mereka dapat tes semua sesuai jumlah siswa,’’ terang Fauzi.
Kadis Pendidikan Drs Olii Mokodongan berkata masalah tersebut telah diselesaikan hari ini dan hanya terjadi kesalahan pada sistem onlinenya sehingga telah diselesaikan.
"Semuanya sudah beres dan bagi seluruh siswa peserta ujian diharapkan untuk belajar serta menjaga kesehatan ketika ujian nanti," pungkas Mokodongan.(tribun manado/maickel karundeng)