Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Belas Kasihan Hal yang Mahal

Ratusan pria kaum bapa (P/KB) GMIM dari delapan rayon di Kota Bitung tumpah ruah memadati pantai Tanjung Merah.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG -  Ratusan pria kaum bapa (P/KB) GMIM dari delapan rayon di Kota Bitung tumpah ruah memadati pantai Tanjung Merah, untuk mengikuti ibadah perdana P/KB GMIM Rayon Bitung dan pertemuan P/KB GMIM se Rayon Bitung, Jumat (13/2) kemarin.

Diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Sekretaris umum Badan pekerja majelis sinode (BPMS) GMIM Pdt Handri Runtuwene STh Msi, mengangkat khotba dalam Injil Lukas 10:25-37 dengan perikop Orang Samaria yang Baik Hati Handri mengajak kepada seluruh P/KB GMIM Rayon Bitung khususnya dan 927 jemaat di 110 wilayah se GMIM untuk memaknai sikap dari Orang Samaria dalam kehidupan saat ini.

"Belasa kasihan kepada sesama saat ini menjadi hal yang langkah dan mahal. Banyak didaerah-daerah diluar Kota Bitung marak dengan aksi pencurian disertai dengan kekerasan," tutur Runtuwene.

Menurutnya kondisi tersebut oleh sebagian orang dilakukan dengan mudahnya sebagai solusi pemecahan masalah, sehingga peran dan keberadaan warga GMIM Khususnya Pria kaum bapa dipertanyakan. "Dimana dan apa peran GMIM ditengah realitas perubahan nilai sosial yang terjadi ditengah-tengah kita," tukasnya.

Sementara itu Edison Humiang selaku ketua tim kerja pelaksanaan kegiatan menjelaskan, kegiatan ibadah perdana P/KB GMIM Rayon Bitung dirangkaikan dengan pertemuan seluruh P/KB GMIM di Bitung untuk meningkatkan kebersamaan dan persatuan lewat implementasi program gereja dan Komisi P/KB Sinode GMIM. "Karena P/KB ada Iman dan nadi ditengah keluarga Kristen," tutur Humiang.

Pnt Ir Stefanus BAN Liow ketua P/KB Sinode GMIM yang diwawancarai sebelum pelaksanaan kegiatan mengatakan kegiatan seperti ini pertama dilaksanakan diawal pelayanan tahun 2015 dengan menghadirikan seluruh PKB bukan hanya komisinya, sudah digelar di Rayon Bitung, Tomohon, Minahasa, Minsel, Mitra dan Sabtu besok (hari ini) di Rayon Minut dan terakhir tanggal (20/2) di Rayon Manado.

"Kegiatan seperti ini agar sentuhan program P/KB langsung ke P/KB dan memperkokoh jati diri integriatas P/KB membangunan kebersamaan dan kekeluargaan, serta wujud kepedulian P/KB lewat pemberdayaan ekonomi dan kemajuan jemaat," tutur Stefanus. Lanjut mantan caleg DPD RI ini P/KB GMIM harus perkokoh jati diri, intergrtas, kersamaan dan sinergi dengan pemerintah melalui program-programnya masing-masing.

"Sasaran dari pelaksanaan kegiatan ini juga untuk sharing pelayanan kalau hanya dibuat di gedung hanya terbatas, dengan ada ini melihat kemampuan ketua-ketua P/KB jemaat menggerakkan anggotanya sekaligus menilai tugas dan tanggung jawab. Karena kegiatan ini bukan tiba saat tiba akal melainkan kegiatan yang sudah di programkan," kata dia sembari menambahkan untuk pelaksanaan seperti ini yang telah dilakukan Rayon Minsel tanam Kelapa dan lantoro, di Rayon Tomohon membangungan lahan pelataran parkir dan taman milik GMIM di pusat kota Tomohon, peresmian expo pertanian organik dan bakar ikan di Rayon Minut, rayon Manado tangkap ikan di Telaga, Rayon Minahasa tanam Kelapa dan bibit pohon di tanah GMIM serta panen langsa dan rambutan Mangga dan Mitra lomba bakar ikan.

Ir Maurits Mantiri selaku koordinator Rayon P/KB GMIM di Bitung pada kesempatan itu bersama dengan pemerintah dan komisi P/KB Sinode GMIM menerima bantuan kantor P/KB rayon Bitung satu unit rumah dari Ketua P/KB GMIM jemaat Solagratia Girian Weru Wilayah Bitung III Pnt Stanly M Pangalila. "Terima kasih untuk ini, dan kami bersama tim kerja pada kegiatan itu menggelar lomba-lomba seperti lari karung, voli pantai, tarik tambang, sosialisasi dari BPJS dan Dinas pertanian kehutanan dan ketahanan pangan kepada P/KB GMIM rayon Bitung," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved