Kebakaran di Manado

6 Rumah di Titiwungen Rata Tanah, Ini Janji Walikota Manado

Peristiwa demi peristiwa memilukan mengisi hari-hari Manado di awal tahun 2015 ini.

6 Rumah di Titiwungen Rata Tanah, Ini Janji Walikota Manado
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peristiwa demi peristiwa memilukan mengisi hari-hari Manado di awal tahun 2015 ini.

Minggu (4/1/2015) lalu, pasangan suami istri, Tedy Manoppo dan Yuliana Mokoginta, warga Bumi Nyiur Lingkungan III Wanea tewas dibantai tetangga. Tragedi ini dipicu pembangunan pagar di tapal batas tanah.

Sementara Kamis (8/1/2015) siang, enam rumah di Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan III, Kecamatan Sario habis terbakar, rata dengan tanah.

Belasan orang yang sehari-hari menghuni rumah itu harus kehilangan tempat tinggal. Mereka terpaksa mengungsi ke Masjid Miftahul Jannah yang lokasinya hanya beberapa meter dari rumah mereka yang hangus terbakar.

Oma Ulfa Arso (67), salah seorang korban pun meratap sedih rumahnya yang tinggal puing. Ia terkulai lemas duduk di lantai saat mengungsi di Masjid Miftaful Jannah. Tak ada harta tersisa, selain baju di badannya.

Tangisnya mulai pecah ketika dihampiri oleh Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut yang datang memantau korban kebakaran.

Di depan Wali Kota yang sejenak menemaninya, Oma Ulfa menyampaikan curahan hati sambil berlinang air mata.

"Tiba-tiba sudah terbakar. Dari api masih kecil kita coba siram-siram, tidak mati. Teriak-teriak minta tolong, tapi tidak ada yang tolong, semua cuma lari," katanya.

Tak ada daya, Ulfa pun akhirnya ikut lari menyelamatkan diri. Ulfa masih terus meratap sedih ketika Wali Kota sudah beranjak dari hadapannya.

Tiba-tiba wanita renta ini histeris, tangisnya pecah. Saking tertekan tubuhnya langsung lunglai di tangan sanak familinya. Oma Ulfa pun pingsan.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved