Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pesawat AirAsia Hilang Kontak

Ini Emergency Call Centre AirAsia bagi Keluarga Penumpang, Beda untuk Media

Maskapai AirAsia mengabarkan secara resmi berkait hilang kontaknya sebuah pesawat dengan nomor QZ8501.

Penulis: | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Maskapai AirAsia mengabarkan secara resmi berkait hilang kontaknya sebuah pesawat dengan nomor QZ8501. Berikut seperti dikutip dari website AirAsia. Maskapai ini memberikan dua nomor Emergency Call Centre yang berbeda bagi keluarga penumpang dan media, Minggu (28/12/2014).

AirAsia membuka jalur Emergency Call Centre bagi keluarga atau kerabat penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut. Nomor Emergency Call Centre: +622129270811.

Melalui website resmi AirAsia menyatakan akan terus merilis informasi lanjutan ketika telah tersedia. Informasi terkini dapat diakses melalui situs www.airasia.com. AirAsia juga memberikan catatan khusus untuk editor. "Kami meminta para media untuk tidak menghubungi nomer AirAsia Emergency Call Centre, mengingat nomer ini hanya diperuntukkan bagi keluarga dan kerabat penumpang pada pesawat tersebut. Media dapat menghubungi +622129270831," tulis dalam web tersebut.

Melalui pengumuman tersebut AirAsia Indonesia mengaku dengan menyesal mengonfirmasi bahwa pesawat QZ8501 dari Surabaya menuju Singapura hilang kontak dengan air traffic control pada pukul 07:24 waktu Surabaya pagi ini. Pesawat ini lepas landas dari bandara Internasional Juanda di Surabaya pukul 05.35 waktu setempat.

Pesawat adalah Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC. Pesawat ini mengangkut dua pilot, empat awak kabin dan satu orang teknisi.

Captain yang memimpin telah memiliki total 20,537 jam terbang dan 6,053 jam terbang dengan AirAsia Indonesia, sementara first officer memiliki 2,247 jam terbang.

Di dalam pesawat terdapat 155 penumpang, dimana sebanyak 137 adalah orang dewasa, 17 anak-anak dan 1 bayi. Di samping itu, juga terdapat 2 pilot, 4 awak kabin dan 1 teknisi.

Penumpang dan awak kabin berasal dari beberapa negara, yakni:

Penumpang:
1 Singapura
1 Malaysia
3 Korea Selatan
1 United Kingdom
149 Indonesia

Awak kabin:
1 Perancis
6 Indonesia

Saat ini, tim operasi SAR telah dilaksakan di bawah panduan Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kementerian Perhubungan. AirAsia mendukung penuh pihak otoritas penerbangan dan kooperatif dalam proses investigasi yang tengah berlangsung.

Adapun pesawat dalam kondisi layak terbang dan telah melakukan perawatan berjadwal terakhir pada 16 November 2014.(tribunmanado/robertus rimawan)

Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved