Pesawat Jatuh di Laut Manado
Pesawat Jatuh, Ditemukan Serpihan Organ Manusia seperti Usus dan Hati
Jatuhnya pesawat carteran Elang Nusantara Air di laut Manado saat ini terkuak beberapa fakta baru.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jatuhnya pesawat carteran Elang Nusantara Air di laut Manado, saat ini terkuak beberapa fakta baru, Selasa (2/12/2014). Tim SAR gabungan TNI, Polri, Basarnas dan warga setempat menemukan puing-puing pesawat dan serpihan tubuh korban. Menurut Kadispen Lantamal VIII Mayor Laut Budiyanto ditemukan di area kecelakaan serpihan tubuh manusia seperti usus dan hati.
Selain itu ditemukan pula puing-puing pesawat antara lain, dua buah roda, tas, satu buah sayap pesawat, satu buah life jaket, tas, laptop, paspor atas nama Pan Sopyan (Tian), Roni Jasril (Captain Pilot).
Lokasi kecelakaan tepatnya sekitar 3 mil antara Pulau Lembeh dan Pesisir Pantai Kema, yakni di Desa Aaparagus Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara.
SIMAK JUGA:
Pesawat take off dari Gorontalo pukul 07.23 Wita, lama penerbangan sekitar 2,24 jam dengan rute Gorontalo - Ternate - Sorong. Pesawat tersebut diketahui kontak terakhir dengan Tower Bandara Sam Ratulangi Manado pukul 10.15 Wita, menyampaikan bahwa posisi di atas Kema dan rencananya akan landing di Bandara Samrat Manado karena cuaca di Bandara Baabullah Ternate buruk/hujan. Tak berapa lama kemudian diketahui pesawat ini jatuh. (tribunmanado/robertus rimawan)
Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id yang senantiasa menyajikan secara lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini.