Torang Kanal
Kata Si Cantik Wulan Suwu, Hari Kesehatan Nasional Jangan Cuma Slogan!
Kesehatan adalah fundamental suatu bangsa! Contohnya, jika ingin generasi pintar dan cerdas, syaratnya harus sehat dulu.
Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.COA.ID - Kesehatan adalah fundamental suatu bangsa! Contohnya, jika ingin generasi pintar dan cerdas, syaratnya harus sehat dulu. Nah, Rabu 12 November, kita baru saja merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50. HKN menjadi momentum sekaligus reflesi menuju bangsa yang sehat jasmani, rohani, sosial, serta bermutu, produktif, dan berdaya-saing.
Bagi Wulan Esther Suwu upaya mewujudkan bangsa Indonesia yang sehat sejahtera adalah tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, pada saat ini, kita berada pada tahap akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas mulai berkembang dan meningkat.
"Berkembang dan meningkatnya kualitas tersebut tak lepas dari jasa para dokter dan perawat yang ada di daerah terpencil. Meski dengan segala keterbatasan yang ada, mereka terus mengabdikan diri untuk masyarakat. Itu harus diapresiasi," ujar gadis kelahiran Jayapura 8 Maret 1994 ini, Kamis (13/11/2014).
Wulan, sapaan akrab gadis asal Minahasa Utara ini, menyebut tinggal di daerah terpencil dikelilingi dengan segala keterbatasan. Dari beberapa kasus yang ditemuinya, masyarakat pesisir sering tak tersentuh program pembangunan. Di bidang kesehatan masih banyak kekurangan.
"Memang tak bisa dipungkiri, banyak kasus masyarakat pesisir kurang mendapat fasilitas kesehatan yang memadai. Sehingga mereka lebih memilih berobat secara tradisional. Baik peralatan maupun tenaga medis, sama-sama kurang memadai," ujar mahasiswi semester tujuh jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat ini.
Anak pasangan Patrice Suwu dan Siska Langelo yang hobi traveling ini berharap makna HKN di Indonesia benar direalisasikan. Semua komponen berjuang untuk mewujudkan Indonesia sehat.
"Pun demikian dengan para medis di desa terpencil di Indonesia, mereka harus mendapat apresiasi yang tinggi atas pengabdiannya. Paling tidak negara memberi penghargaan lebih pada mereka, dibandingkan mereka yang berada di tempat yang serba ada," ujar gadis kreatif ini. (finneke wolajan)
Baca selengkapnya di Tribun Manado edisi cetak hari ini, Sabtu (15/11/2014).
Update terus informasi terbaru di www.tribunmanado.co.id