Sakit Hati, Jufri Bacok Selingkuhan Istrinya
Sakit hati, bisa membuat orang gelap mata. Sama halnya yang dilakukan oleh JL (30) alias Jufri, warga Bolaang Mongondow, yang menghabisi nyawa Jefry.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Ferdinan Ranti
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Sakit hati, bisa membuat orang gelap mata. Sama halnya yang dilakukan oleh JL (30) alias Jufri, warga Bolaang Mongondow, yang menghabisi nyawa Jefry Moha (32) warga Kelurahan Kampung Islam Lingkungan V, Kecamatan Tuminting, Jumat (7/11) sekitar pukul 04.00.
Informasi yang berhasil diperoleh, Jufri mengetahui kalau istrinya mempunyai hubungan asmara dengan korban. Ia pun menuju rumah korban bersama sang istri sekitar pukul 02.00 Wita. Sesampainya di rumah kor ban, istri korban membukakan pintu. Korban keluar menemui pasangan suami istri ini. "Kenapa sudah malam datang ke rumah saya? Urusan kerja bukan jam begini lagi," ujar istri Jufri menirukan ucapan korban.
Tanpa firasat apa-apa, Jufri dan istrinya diperbolehkan masuk ke dalam rumah. Maksud dari korban mengajak masuk ke dalam rumah agar tidak mengganggu tetangga. Korban yang ditemani sang istri pun akhirnya terlibat adu mulut dengan Jufri dan istrinya. Tanpa pikir panjang, Jufri yang sudah emosi kemduian membacok korban di bagian bahu kanan, hingga korban tergeletak bersimbah darah.
Usai melakukan aksinya, Jufri dan istrinya kemudian meninggalakan kediaman korban usai menikamnya. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Prof Kandou Malalayang. Belum mendapat perawatan korban sudah menghembuskan nafas terakhir. Korban meninggal di tengah perjalanan menuju rumah sakit.