Dandim Sampaikan Permohonan Maaf Walikota Manado, Ini Alasannya
Sosialisasi Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang dilangsungkan di Gedung GMIM Getsemani Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sosialisasi Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang dilangsungkan di Gedung GMIM Getsemani Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado, Sabtu (20/9/2014), sempat panas. Warga kecewa Wali Kota GS Vicky Lumentut tak hadir.
Setahu masyarakat, Komandan Kodim (Dandim) 1309/Manado Letkol Kav Tino Martino turut mengundang Wali Kota dan Kapolres Manado Kombes Pol Sunarto hadir dalam acara itu.
Aldolf Conggresco (53), tokoh agama setempat mengatakan, kehadiran Wali Kota diperlukan untuk memperlihatkan keberpihakan pada pembangunan di Manado utara.
"Padahal Pemerintah Manado yang harus memberikan apresiasi kepada TNI, karena jika ini (pembangunan jalan pintas) selesai akan diberikan kepada mereka," kata dia Adolf.
Dandim Martino yang menenangkan warga yang tampak emosi menyampaikan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Wali Kota Lumentut. Ia menyebut Wali Kota sedang ada kegiatan di luar kota, sementara Wakil Wali Kota Harley Mangindaan ada perjalanan dari Manado Tua ke lokasi itu. "Mereka sudah menyampaikan permintaan maaf," jawab Martino
Sebelum diwarnai kekecewaan, sosialisasi TMMD tersebut berlangsung akrab. TMMD merupakan kegiatan khusus dari TNI yang akan membangun jalan pintas dari Bailang menuju ke Buha.
Martino menjelaskan, nantinya akan ada banyak personel TNI yang akan menginap di rumah-rumah warga selama pembangunan jalan tersebut. Rencananya pembangunan dimulai pada 9 Oktober dan berlangsung selama 21 hari.
"Pada prinsipnya TMMD ini tidak jauh berbeda dengan ABRI Masuk Desa. Di seluruh Indonesia dengan kegiatan yang berbeda-beda akan dilaksanakan pembukaan yang serentak. Sementara, untuk di Manado akan dibuka oleh Danrem," kata Dandim.
Sosialisasi tersebut juga diselingi dengan penandatanganan surat hibah lahan dari Tini Tamaka bersama suaminya Rudi Darisah, yang menghibahkan lahan untuk pembangunan jalan pintas tersebut. Surat hibah ditandatangani Dandim, Camat Bunaken Sonny Takumansang, dan Lurah Bailang Dekky Vokke, dan Keluarga Darisah-Tamaka. "Tanda tangan anak-anak saya nanti menyusul," tutur Tini.(alp)