Besok 35 Legislator Minahasa Dilantik
Mereka berharap agar wakil rakyat benar-benar memperjuangkan kesejatehraan rakyat dengan menepati janji kampanye waktu lalu.
Penulis: Finneke | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Sejumlah masyarakat berucap tentang harapan mereka terhadap 35 legislator Minahasa periode 2014 - 2015 yang akan dilantik besok, di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Senin (9/9/2014). Mereka berharap agar wakil rakyat benar-benar memperjuangkan kesejatehraan rakyat dengan menepati janji kampanye waktu lalu.
"Semoga DPRD Minahasa yang dilantik hari ini agar tepati janjinya, sesuai kampanye waktu lalu. Kepercayaan masyarakat akan anggota dewan sudah lama hilang sebenarnya, tapi apa salahnya berharap yang baik untuk periode baru ini," ujar Frans S, seorang warga Tondano.
Menurutnya pekerjaan legislator ini sebenarnya mudah. Hanya duduk buat kebijakan, studi banding sekalian jalan-jalan dan menerima gaji besar. "Tak heran kenapa orang berlomba-lomba jadi wakil rakyat, meski harus keluarkan dana yang tak sedikit. Karena mudahnya itu, sehingga kepentingan rakyat sangat mudah dikesampingkan," urainya.
Senada diungkap tokoh pemuda, Marchel Wolayan. Menurutnya, Dewan Minahasa baru harus peka terhadap persoalan-persoalan dalam masyarakat. Juga harus tahu persis fungsi dewan mulai dari fungsi legislasi, fungsi kontrol dan budgeting.
"Tidak ada jatah-jatahan proyek, kami mendorong dewan yang baru lebih produktif dan tidak tinggal di tempat. Kurangi studi banding atau kunjungan kerja yang sejogyanya tidak bermanfaat dan cuma menghambur-hamburkan uang rakyat, jangan korupsi," tegasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, Dewan Minahasa juga harus bersinergi dengan pemerintah dalam bentuk program kemasyarakatan yang berpotensi untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat. "KNPI Minahasa siap bersama-sama Dewan Minahasa untuk membangun Kabupaten Minahasa lebih dari yang kita harapkan," tutur Wakil Ketua KNPI Minahasa ini.
Terpisah, Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) ucapkan terima kasih dan pengharggan yang tinggi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Minahasa masa bakti 2009-2014 atas kerjasama yang terjalin selama ini. Hal tersebut disampaikan JWS dalam Rapat Paripurna DPRD Minahasa terakhir, Sabtu (7/9/2014).
"Kekeliruan dan kesalahan, atau perbedaan pendapat yang kerap muncul dalam komunikasi dan interaksi antara Eksekutif dan Legislatif merupakan hal biasa yang harus disikapi secara bijak. Berangkat dari hal itu, solusi atau penyelesaian terbaik ujung-ujungnya selalu berpihak pada kepentingan rakyat," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Minahasa Elvis Mingkid mengatakan Rapat Paripurna Istimewa hari ini akan dibuka oleh Ketua DPRD masa bakti 2009-2014 Frits Tairas, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Tondano dan kemudian penyematan pin Anggota DPRD oleh Bupati Minahasa. Setelah itu pimpinan Dewan akan diserahkan kepada dua pimpinan Partai yang meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2014 lalu yaitu dari PDIP dan Partai Golkar.