Duel dengan Sajam Ini Hampir Picu Tawuran Kampung, Roni Menyerahkan Diri
Roni Winokan (45) yang terlibat duel dengan Hardi Umboh (39) di Kelurahan Imandi, menyerahkan diri kepada polisi, Minggu (30/8/2014).
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Edi Sukasah
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Roni Winokan (45) yang terlibat duel dengan Hardi Umboh (39) di Kelurahan Imandi, menyerahkan diri kepada polisi, Minggu (30/8/2014). Polisi juga amankan Herly (30) karena kedapatan menyimpan senjata tajam berupa pisau yang digunakan untuk menikam Hardi.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bolmong AKP Iverson Manossoh mengatakan, pihaknya akan berupaya memroses secepatnya kasus ini. "Kami juga akan komunikasikan dengan keluarga korban, tentang proses hukum terhadap para pelaku," kata Iver, Minggu malam.
Perkelahian yang nyaris membuat tawuran antar kelompok di Keluarahan Imandi, Kecamatan Dumoga Timur ini, bermula saat masyarakat di Lorong Popo melaksanakan kerja bakti pembuatan jembatan darurat pada Sabtu pagi pekan lalu. Kegiatan yang disponsori oleh pemerintahan ini mendapat protes dari Hani, suadara Roni.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bolmong Kompol Nanang Nugroho mengatakan, terjadi perselisihan antara Hardi dengan Hani sehingga berujung perkelahian. Pada perkelahian tersebut Hani mendapat bantuan dari saudaranya, yakni Roni. Hardi pun mendapat beberapa tusukan di tubuhnya.