Lipsus Tarung Pilwako Manado
Warga Ngobrol Kandidat, Manado Butuh Wali Kota ala Jokowi
Menjelang Pilwako Manado, warga pun mengeluarkan uneg-unegnya terkait figur kandidat yang mereka inginkan memimpin Kota Manado kedepan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menjelang Pilwako Manado, warga pun mengeluarkan uneg-unegnya terkait figur kandidat yang mereka inginkan memimpin Kota Manado kedepan.
Banyak diantara mereka yang berharap pemimpin terpilih nanti mirip dengan mantan Wali Kota Surakarta, Jokowi yang akhirnya sukses menjadi presiden terpilih.
Satu diantara figur yang membaur pada masyarakat adalah sosok Harley Mangindaan. "Kalau dilihat sekarang, saya mendukung pak Ai Mangindaan jadi Wali Kota. Dia sangat berbaur dengan masyarakat," kata Kepala Sekolah TK Citra Kasih, Dian Sudarsono, kepada Tribun Manado, Senin (18/8/2014).
Intinya kriteria yang cocok untuk Manado katanya, bisa menepati janji, berpendidikan, berwawasan luas dan menjadi panutan masyarakat.
Selain itu Wali Kota nantinya lebih peduli terhadap dunia pendidikan dan pembangunan ekonomi. Hal senada dikatakan, karyawan Rumah Sakit Siloam, Selfianus Runtu, yang menyatakan Kota Manado sebaiknya dipimpin Wali Kota yang sangat dekat dengan masyarakat.
Baginya, Wali Kota kedepan harus tegas dengan mengedepankan dialog demokrasi dan bisa merangkul semua elemen. Apalagi Kota Manado merupakan kota bhineka tunggal ika mini dengan berbagai macam suku dan agama.
"Tapi masalah keamanan seperti panah wayer juga harus menjadi agenda Wali Kota kedepannya bagaimana agar panah wayer ini bisa terhenti," ucapnya.
Deni Mekel (42), pria yang berprofesi sebagai tukang parkir di salah satu kantor pemerintah ini mengunggulkan Olly Dondokambey sebagai kandidat yang layak untuk menggantikan Vicky Lumentut. Menurutnya Olly dikenal sebagai figur politik yang ramah pada masyarakat. Bahkan ada seorang temannya yang dibantu Olly saat mereka membutuhkan dana untuk pembangunan gereja.
Hal senada disampaikan oleh Deisy Rawis yang merupakan salah seorang pendeta di Jemaat GMIM Getsemani Paal IV dan suaminya Jemy Rawis. Mereka berpendapat Olly Dondokambey calon yang layak untuk menjadi Wali Kota Manado. Karena menurut mereka citra yang ditunjukkan Olly kepada publik selama ini adalah sosok yang tidak pilih kasih baik Kristen maupun Islam selalu di bantu. "Olly dapat menjadikan Kota Manado sebagai daerah percontohan kerukunan antar umat beragama karena sikapnya yang netral," kata pasangan suami istri yang sudah di karuniai dua orang anak ini.
Sementara itu, Noldy Rumambi (47) Kepala Lingkungan di Kelurahan Paal IV ini, mengunggulkan calon walikota yang lain. Dia memilih Vicky Lumentut untuk tetap menjabat Wali Kota Manado nantinya.
Menurutnya Vicky adalah pemimpin yang suka mendengar keluhan rakyat yang memilihnya. "Pak Vicky adalah sosok yang mau mendengar keluhan rakyat. Apalagi sekarang ada acara di radio. Semua warga bisa berbicara langsung untuk bertanya tentang kesulitan-kesulitan mereka kepada pak Vecky," ujarnya.
Lain lagi dengan Asri Wardam, warga Ternate Tanjung. Menurut pria yang berusia 58 tahun ini pasangan yang cocok untuk menjadi wali kota dan wakil wali kota berikut adalah HJP-Ayub.
"Mereka berdua merupakan pasangan yang pas," ujarnya kepada Tribun Manado saat ditemui dirumahnya Senin (18/8) Siang.
Alasan sopir mobil pengangkut bahan material ini menjagokan HJP-Ayub dikarenakan keduanya punya kelebihan.
"HJP sering membantu masyarakat, orangnya berwibawa, dekat dengan masyarakat, sedangkan Ayub Al-Bugis juga sering membantu masyarakat tidak ada musiman, artinya baik suka maupun duka, saat pemilu maupun bukan, ia tetap hadir disetiap acara yang digelar masyarakat dan sering membantu, serta kalau ada musibah, membantu tidak pilih kasih muslim maupun kristen," ujarnya.
Masyarakat lain yang juga punya kandidat yaitu Anto Djafar (35). Sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek. Menurutnya yang cocok menjadi Wali Kota Manado ada dua pilihannya Ayub Al-Bugis dab Djafar Alkatiri, "Keduanya punya kinerja yang bagus, jadi saat memimpin, Manado akan lebih baik lagi,"ujar pria berusia 35 tahun ini.(def/tiw/dik/fer)
Berita ini dapat Anda simak juga di Tribun Manado edisi cetak terbit hari ini, Rabu (20/8/2014).