Kotamobagu Siap Jadi Ibu Kota
Menjadi calon Ibu Kota Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) membuat Kotamobagu terus berbenah.
Penulis: | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Menjadi calon Ibu Kota Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) membuat Kotamobagu terus berbenah. Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggenjot pembangunan infrastruktur, termasuk semua akses menuju kota itu.
"Kita sudah siap manakala DPR RI mengetuk (Undang-undang Pembentukan Provinsi BMR)," ujar Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, Kamis (14/8).
Dikatakannya, Pemkot Kotamobagu telah mengusulkan anggaran kepada pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur di seluruh perbatasan Kotamobagu dengan daerah-daerah lainnya masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Saya baru saja menyurat untuk perbatasan Moyag-Kotamobagu dan Mongkonai. Akses Kotamobagu harus mudah bagi setiap kabupaten di BMR," Tatong menambahkan.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Kotamobagu Jainuddin Damopolii yang juga Wakil Ketua Panitia Pembentukan Provinsi BMR, mengatakan, Pemkot Kotamobagu juga menjajaki perluasan wilayah kota itu.
Pemkot Kotamobagu telah menyampaikan surat kepada Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) mengenai kemungkinan bergabungnya empat kecamatan ke kota seluas 68 kilometer persegi itu.
Perluasan wilayah ini terkait dengan usulan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR). Pada usulan yang kini sudah dibahas di DPR RI itu, Kotamobagu menjadi calon Ibu Kota Provinsi BMR. Dengan demikian, lanjut Jainuddin, Kotamobagu memerlukan wilayah yang lebih ideal.
Empat kecamatan yang di wilayah Kabupaten Bolmong yang diusulkan bergabung dengan Kotamobagu adalah Passi Bersatu yang terdiri dua kecamatan, yakni Passi dan Passi Barat Bilalang dan Lolayan. Kecamatan-kecamatan ini memang berbatasan langsung dengan Kotamobagu. *