Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jokowi JK Menang

Ridwan Kamil Tolak Jadi Menteri karena Memang Dilarang Ibu

Pria yang akrab disapa Emil ini mengakui bahwa penolakan tersebut berdasarkan permintaan dari ibundanya.

Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menyatakan, tidak akan menerima jabatan sebagai menteri dalam kabinet baru pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, meski dirinya masuk dalam rekomendasi polling calon menteri dalam Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR).

Pria yang akrab disapa Emil ini mengakui bahwa penolakan tersebut berdasarkan permintaan dari ibundanya.

"Pesan ibu saya juga gitu, tidak boleh kemana-mana karena belum beres. Kalau ibu saya sudah berfatwa saya angkat tangan," kata Emil di Ciumbuleuit, Kota Bandung, Jumat (25/7/2014).

Selain penolakan dari ibunya, Emil mengaku masih mencintai pekerjaannya sebagai Wali Kota.

"Hujan panas ikut ngerazia segala macam, tapi saya menikmati itu. Jadi saya akan tetap komitmen dengan niat saya beresin Kota Bandung," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, selain Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharani, nama Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, santer diberitakan bakal masuk dalam kabinet baru pemerintahan presiden RI terpilih, Joko Widodo, sebagai Menteri Perumahan Rakyat.

Nama Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, direkomendasikan oleh sejumlah warga ke Jokowi Center yang menggelar polling untuk mencari calon menteri dalam Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR). Menanggapi hal tersebut, Emil hanya tersenyum. Dia pun menyatakan akan tetap memilih sebagai Wali Kota.

"Saya mengucapkan terimakasih kalau ada yang menominasikan. Tapi, filosofi hidup saya kan bekerja sepenuh hati. Saya juga kan baru 9 bulan (menjabat), dalam janji politik saya, Bandung baru kelihatan itu tahun ketiga," kata Emil di Ciumbuleuit, Kota Bandung, Jumat (25/7/2014).

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved