Menyesalnya Ahmad Dhani Tak Bisa Temui Massa Tagih Potong 'Burung'
Tadi siang, sekelompok orang mengatasnamakan Relawan Tuna Rungu (DEAF) mengadakan aksi "Tagih Nazar Ahmad Dhani".
Laporan wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Tadi siang, sekelompok orang mengatasnamakan Relawan Tuna Rungu (DEAF) mengadakan aksi "Tagih Nazar Ahmad Dhani". Mereka datang untuk memastikan Dhani supaya memenuhi nazar untuk memotong kelamin karena Jokowi ternyata menang dalam Pilpres 2014.
Dhani menyesal saat itu terjadi tidak sedang berada di rumah. Sebab, ia mengetahuinya setelah dalam perjalanan menuju kantor Dewan Pers di kawasan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
"Saya menyesal tidak ada di rumah. Kalau ada di rumah, pasti saya akan mencari tahu siapa yang menyuruh mereka," ucapnya, Kamis, (24/7/2014), di kantor Dewan Pers.
Bos Republik Cinta Management (RCM) itu, kadung percaya massa itu telah dikoordinir kelompok tertentu. Sehingga, orang-orang yang mengatasnamakan relawan tuna rungu itu, kemudian datang ke kediamannya dan mengadakan unjuk rasa menagih janji nazar. "Ini dikoordinir. Kenapa mereka begitu. Ini namanya eksploitasi orang-orang disabelitas," lanjutnya.
Ia sama sekali tak habis pikir, ada kelompok yang sengaja memanfaatkan mereka. "Kok ada orang yang tega memanfaatkan tuna rungu. Saya tahu itu settingan," tandasnya.