Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Informasi Saham Hari Ini

Mencermati Pasar Modal Syariah

Berikut rilis Kantor Perwakilan Manado, PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange - IDX, artikel saham hari ini, Senin (16/6/2014).

Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Berikut rilis Kantor Perwakilan Manado, PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange - IDX, artikel saham hari ini, Senin (16/6/2014).


Pasar modal syariah sudah mulai dirintis sejak indeks syariah, Jakarta Islamic Index telah resmi diluncurkan pada tanggal 3 Juli 2000. Kehadiran Dewan Syariah Nasional (DSN) semakin menopang perkembangan pasar modal syariah. Saat ini, sudah mulai banyak investor yang secara khusus berinvestasi pada produk pasar modal syariah. Hal ini merupakan bagian dari pencapaian penting sejak pasar modal syariah mulai dirintis di Indonesia. Selain reksa dana syariah, DSN pun telah merekomendasikan saham-saham yang masuk daftar efek syariah. Obligasi syariah atau sukuk pun makin familiar. Berbagai perkembangan dan respons positif investor memberi indikasi bahwa pasar modal syariah memang sangat potensial untuk dikembangkan.

Seiring perkembangan yang menggembirakan dan potensinya yang besar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  pun berupaya menjalin kerjasama  dengan sejumlah pihak  untuk merealisasikan Master Plan Pasar Modal Syariah. Sasaran dari Master Plan tidak lain pembentukan produk syariah, profesi di bidang pasar modal syariah, hingga perumusan aturan pasar modal syariah.  OJK menyadari bahwa untuk merealisasikan Master Plan Pasar Modal Syariah dibutuhkan kerjasama dari seluruh pihak terkait diantaranya kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari perbankan syariah, industri keuangan non-bank  syariah, sampai  industri pasar modal syariah. 

Untuk merealisasikan  Master Plan Pasar Modal Syariah, OJK menggandeng Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Arahnya tidak lain untuk memberi kepastian hukum bagi Pasar Modal Syariah terutama berkaitan dengan aspek perpajakan pada produk-produk keuangan syariah yang ada di lingkungan pasar modal Indonesia. OJK juga menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak terkait lain, termasuk Kementerian BUMN. Diharapkan, kalangan BUMN bisa memanfaatkan pasar modal syariah sebagai salah satu solusi pendanaan untuk pengembangan bisnis.

Semakin luas jangkauan kerjasama,  diharapkan dapat berimbas positif pada upaya OJK merealisasikan pembentukan Pasar Modal Syariah. Selain Kemenkeu dan Kementerian BUMN, OJK juga menjalin kerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pada titik ini, OJK berharap, pasar modal syariah bisa menjadi salah satu pilar pembangunan nasional. OJK bahkan berencana untuk menuangkan pasar modal syariah  dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang (PRJP).

Pada sisi lain, realisasi atas program pembentukan pasar modal syariah tidaklah mudah. Ada banyak kendala yang harus dihadapi. Selain aturan tentang pasar modal syariah belum jelas, pemahaman masyrakat Indonesia pun belum optimal. Sementara itu, berdasarkan survei OJK,  baru sekitar 15%  masyarakat Indonesia yang mengenal industri keuangan. Meski  tergolong rendah, angka 15% dari 242 juta penduduk merupakan potensi yang sangat besar untuk digarap para pelaku industri pasar modal.  Meski belum optimal, setidaknya ada tren positif dari sejumlah indikator yang menunjukkan perkembangan pasar modal syariah.  (Tim BEI-Kantor Perwakilan Manado)

 

Sumber:

PT Bursa Efek Indonesia

Kantor Perwakilan Manado

Ruko Mega Style Blok 1C No. 9

Ikuti informasinya setiap hari hanya di www.tribunmanado.co.id. Informasi Saham hari Ini bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia Perwakilan Manado.


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved