Melayani Hingga Pulau-pulau Terpencil
Menjangkau jemaat merupakan wujud panggilan pelayanan yang harus dilakukan gereja Tuhan.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Fransiska_Noel
oleh Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjangkau jemaat merupakan wujud panggilan pelayanan yang harus dilakukan gereja Tuhan. Itulah tekad Tim Immanuel Ministry.
Ketika ditemui Tribun Manado, Jumat (6/6/2014), Ketua Tim Pelayanan Immanuel Ministry Tondano, Recky Montong menjelaskan bahwa tim pelayanan ini terbentuk pada 2000 dan mulai eksis sejak 2003.
Pelayanan dilakukan hingga pulau-pulau pinggiran di Sulawesi Utara hingga Gorontalo.
"Kami telah melakukan pelayanan di pedalaman Tombatu serta Pulau Manado Tua, Gangga, Bangka, Talise, Gabata dan beberapa pulau lainnya," ungkap Recky.
Kemudian Recky bercerita pengalamannya ketika akan melakukan di Pulau Pangalingan Kecamatan Bunaken Kepulauan.
Saat itu mereka datang membawa perlengkapan musik dengan kapal. Karena cuaca buruk, kapal tidak bisa sandar sehingga mereka harus bekerja keras untuk mengangkut alat-alat musik itu.
Dikisahkan Recky, pada masa akhir 1990-an, jemaat-jemaat merasakan sulit dan mahalnya untuk mengundang tim pelayanan dalam Kebaktian Penyegaran Iman.
"Makanya kami berinisiatif menyediakan tim pelayanan tanpa harus dibayar. Pada saat itu untuk melaksanakan KPI biaya sewa alat musik ditanggung sendiri," kenangnya.
Hingga akhirnya tim pelayanan mampu memiliki alat musik sendiri dan terus diundang untuk pelayanan mulai dari Minahasa, Kotamobagu hingga Gorontalo.
Immanuel Ministry pun akhirnya dianggap menjadi moderenisasi pelayanan Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) karena turun dengan alat musik full band.
"Intinya membuat perubahan dengan mengubah suasana," tandasnya.