Marsekal Sulistiyo Tanam Bunga Tawaang di Minsel
Peresmian Pos SAR Amurang yang berkedudukan tepat di belakang kantor Bupati Minahasa Selatan.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Peresmian Pos SAR Amurang yang berkedudukan tepat di belakang kantor Bupati Minahasa Selatan (Minsel) menggunakan upacara adat Minahasa, Jumat (9/5).
Upacara dipimpin Yohan Kawengian, Tonaas Minsel menggunakan bahasa daerah. Dia meminta berkat dan izin kepada Tuhan untuk menggunakan gedung tersebut, terupama beraktivitas. Kegiatan diawali dengan penanaman bunga Tawaang di seputaran tiang bendera upacara, yang dilakukan oleh pimpinan SAR Pusat, Marsekal Muda TNI Bambang Sulystio, Kapolda Sulut, Kajati Sulut, dan Asisten 1 Pemkab Minsel, dan disaksikan oleh beberapa tamu lainnya.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan makan pinang, yang dipimpin oleh Walian Minahasa, AW Tampemawa, namun secara simbolik saja, sebab yang dibagikan bukan pinang melainkan permen, yang menggambarkan warga Minahasa selalu berbagi dan terbuka dengan siapa saja.
Di sela kesempatan tersebut, digelar juga simulasi terhadap penanganan kecelakaan mobil, dengan dua orang yang terjepit, baik di dalam maupun di luar mobil yang mengalami kecelakaan, pertunjukkan mengundang decak kagum, karena ditangani secara profesional.
Setelah itu, dilakukan gunting pita yang dilakukan oleh Ratih Styaningsih istri Kepala Basarnas, kemudian rombongan masuk dilanjutkan dengan rangkaian upacara adat Rumamba, atau tes ketahanan bangunan tersebut, nampak para tamu dan pejabat yang hadir, turut ikut dalam tarian, sambil menghentak-hentakkan kaki ke lantai, diiringi lagu daerah.Kemudian dilakukan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Kepala Basarnas.
Pada lesempatan tersebut, Joy Oroh, Kadishub Provinsi Sulut mewakili Gubernur Sulut mengatakan, bahwa bencana alam yang terjadi harus disikapi dengan cepat dan cerdas, serta menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya pemerintah, dengan melibatkan semua komponen yang ada.
"Kehadiran pos SAR diharapkan mampu menjadi solusi, dan dapat bersinergi dan berkoordinasi untuk tanggap bencana, sebab tempat ini merupakan tempat mengoordinasikan, integrasikan, dan sinkronisiasi situasi tanggap bencana," ujarnya.
Sementara itu, Marsekal Muda TNI Bambang Sulistiyo Kepala Basarnas mengatakan, bahwa kecelakaan baik laut, darat, dan udara dapat mengancam setiap saat, sehingga SAR berupaya untuk meningkatkan kesiap siagaan, baik dari sumber daya manusia, sarana dan pra sarana, serta pemanfaatannya.
"Kehadiran pos SAR di Minsel, diharapkan dapat memberikan nilai lebih, terhadap upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban bencana di Minsel, serta dapat memotivasi masyarakat sebagai bentuk terwujudnya peningkatan pelayanan di Minsel, namun intinya adalah meningkatkan peralatan, pelatihan tenaga, dan koordinasi antar instansi," jelasnya, seraya meresmikan kantor SAR Amurang.
Ia menambahkan, untuk Pos SAR Minsel, akan ditempatkan 12 orang personil SAR, dengan dilengkapi perlengkapan yang akan terus dilengkapi, supaya mempermudah untuk dilakukan tugas SAR, serta pelatihan terhadap tenaga dan potensi SAR lainnya. *