Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ricky-Amanda Terpilih Uyo dan Anu Boltim

Pemilihan Uyo-Anu (putra putri) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2014 capai puncak.

Penulis: Aldi Ponge | Editor: Lodie_Tombeg

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemilihan Uyo-Anu (putra putri) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2014 capai puncak Selasa (6/5) malam. Ajang yang dipusatkan di Lapangan Pondabo, Tutuyan, itu memunculkan Ricky Hundo dan Amanda Mangkay sebagai pemenangnya.

Acara yang disaksikan seribuan warga tersebut berlangsung lancar. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Medi Lensun, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejateraan Keluarga (PKK) Nursiwin Dunggio, Kapolsek Urban Kotabunan, Kompol Teddy Pontoh, sejumlah pimpinan satuan kerja.

"Diakui kegiatan ini sukses menghibur warga, namun cacat karena ada beberapa finalis yang lulus tapi tak menenuhi kriteria yang ditetapkan panitia," kata Pemuda Boltim, Rendi Limbanadi, pada Rabu (7/5).

Rendi mengungkapkan, dalam syarat pendaftaran, calon peserta adalah warga Boltim yang berusia antara 17-25 yang dibuktikan dengan KTP dan surat keterangan bagi yang belum memiliki identitas serta peserta juga harus tahu berbahasa bahasa Mongondow. Beberapa finalis tak menuhi kriteria tersebut bahkan ada peserta yang diduga belum tercatat sebagai penduduk Boltim karena baru beberapa bulan bertugas di Boltim.

"Saya tak primordial, tapi seburuk-buruknya putra-putri Boltim, berdayakan mereka, ini ruang kami untuk berprestasi. Kami tak akan maju jika justru memakai orang luar. Alasannya bukan tidak mampu tapi tak diberdayakan dan kurangnya sosialisasi," tuturnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Boltim, Sonly Ratu mengatakan peserta adalah utusan desa, kecamatan dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dia yakin hasil seleksi oleh panitia adalah yang terbaik.

"Mereka sudah dikarantina selama lima hari dengan diberikan berbagai pembekalan dan pembinaan. Akan ada surat pernyataan bahwa mereka siap mensukseskan program pemerintah ketika dibutuhkan," jelasnya.

Wakil Bupati Boltim, Medy Lensun dalam sembutannya mengatakan kegiatan tersebut sebagai penghargaan eksistensi generasi muda yang kreatif, cerdas, inovatif dan memiliki integritas, berwawasan luas serta berkepribadian menarik. "Keberanian mengikuti acara ini menandai sebuah citra baru pembentukan sikap, mental, karakter dan kepribadian generasi muda yang terwadahi dalam kegiatan positif," katanya.

Dia meminta peserta untuk belajar tentang arti kebersamaan, persaudaraan, memperdalam pengetahuan, wawasan dan ketrampilan untuk membekali diri sebagai duta wisata, seni dan budaya daerah.

"Presentasikan citra generasi muda Boltim yang tak hanya cantik dan tampan. Tetapi berbakat, memiliki kualitas intelektual yang unggul, memiliki kepribadian, sikap dan perilaku yang layak diteladani serta memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan," tuturnya.

Katanya, kecantikan luar dalam merupakan impian dan dambaan setiap anak muda, namun tidak semua orang memiliknya. Semua orang memiliki talenta yang berbeda namun semuanya akan bermakna jika dikembangkan dan dimanfaatkan bagi banyak orang. "Semua finalis adalah yang terbaik mewakili potret impian generasi muda Boltim. Namun dalam kompetisi pasti akan ada yang terpilih sebagi pemenang," jelasnya.

Katanya, Uyo-Anu tak hanya menerima sanjungan dan pujian tetapi akan memikul tanggungjawab yang besar untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan semua keunggulan dan keunikan Boltim.  "Tugas itu bukan pekerjaan ringan, suka atau tidak harus membekali diri, memperluas wawasan, kemampuan yang memenuhi standar sebagai duta-duta daerah. Apabila mampu melakoni peran ini dengan baik maka perlahan image negatif yang muncul dalan sebuah event seperti ini akan terhalau dengan sendirinya," terangnya.

Kegiatan tersebut merupakan jembatan untuk meletakkan jiwa sportifitas dan semengat berkompotisi secara sehat dikalangan genarasi muda. Bekal yang didapat menjadi pembelajaran dalam rangka pendewasaan mental dan semangat untuk tidak pernah berhenti berjuang. "Finalis adalah prototipe generasi muda Boltim yang mampu tanpil sebagai teladan bagi generasi muda dan menjadi agen penyejuk suasana dan pemberi solusi," tuturnya.

Ajang tersebut dimenangkan oleh Ricky Hundo sebagai Uyo 2014 dan Amanda Mankay sebagai Anu 2014. Wakil I, Uyo diraih oleh Rinaldi Lendongan dan Anu oleh Regina Grace Rumengan. Sedangkan Wakil II Uyo, Genny Paputungan dan Anu, Suci Umbola. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved