EE Mangindaan Cup
Singkirkan Manganitu, Matali Kotamobagu Dekati Juara
Tim Bintang Muda Matali Kotamobagu memperlihatkan ambisinya menjuarai turnamen U-18 EE Mangindaan Cup.
Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim Bintang Muda Matali Kotamobagu memperlihatkan ambisinya menjuarai turnamen U-18 EE Mangindaan Cup. Pada babak 6 besar Grup H, Sabtu (1/3/2014), Bintang Muda mengubur impian tim Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kelana FC Manganitu dengan dua gol tanpa balas.
Hasil imbang yang diraih Kelana pada pertandingan sebelumnya melawan Persin Sinindian mengharuskan tim tersebut memaksimalkan laga terakhir grup ini untuk meraup poin maksimal. Pada babak pertama Kelana mencoba menekan. Namun serangan demi serangan selalu kandas.
Sering diserang, Bintang Muda berusaha memanfaatkan serangan balik. Namun anak-anak Kotamobagu juga sulit menembus barisan pertahanan Kelana yang dikawal Irwanto Haling, Christoper Mahaling, Yeskry Kalendesang, dan Isra Saselah.
Namun, pada menit ke-21 Bintang Muda berhasil memaksimalkan peluangnya. Berawal dari tendangan sudut, bola yang sempat dihalau dari kotak penalti kembali
ke daerah berbahaya itu. Tendangan voli berhasil menaklukkan Jener Barahama yang sudah terkecoh. Skor 1-0 untuk Bintang Muda.
Berusaha membalas, Kelana malah membuang banyak peluang. Bintang Muda juga tak mau kalah menciptakan peluang. Namun peluang-peluang itu tak satu pun jadi gol hingga menutup paruh pertama pertandingan.
Situasi yang sama terjadi pada awal laga babak kedua. Namun, lagi-lagi Bintang Muda yang berhasil memaksimalkan peluang. Pada menit ke-62 sepakan Septiyandi Dilapanga tak dapat diantisipasi pemain belakang Kelana, termasuk Jener yang mengawal gawang. Anak-anak Matali memperlebar keunggulan dengan dua gol.
Memasuki pertengahan babak ke dua, Kelana mencoba mengejar ketinggalan. Pertandingan semakin panas. Wasit pun terpaksa bertindak tegas dengan mengeluarkan sejumlah kartu kuning.
Kelana sebenarnya punya peluang manis pada ke-77. Dari serangan balik yang cepat penyerang Kelana mampu membuat para pengawal kiper Bintang Muda kacau. Untung saja Mario Fabio Londok mampu mengantisipasi serangan tersebut.
Bahkan peluang terbaik diperoleh Kelana melalui titik putih. Wasit memberi peluang itu setelah pemain bertahan Bintang Muda, Syahrul Gunawan Bara menyentuh bola dengan tangannya saat hendak menyundul bola. Namun peluang itu dapat digagalkan Mario.
Jelang akhir pertandingan, Kelana yang berupaya mengejar ketertinggalan malah harus kehilangan pemain yang mendapatkan kartu merah. Akumulasi kartu kuning pemain tengah Kelana, Stevan Abislon, pada menit ke-79 dan menit ke-82 semakin memupus asa anak-anak Manganitu. Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.(*)