EE Mangindaan Cup
Kalahkan Sparta FC, Nabati FC Buka Peluang Final
Dua kartu merah mewarnai ketatnya persaingan dua tim Kota Bitung tersebut.
Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Nabati FC melapangkan langkahnya menuju final U-18 EE Mangindaan Cup setelah memenangkan pertandingan melawan Sparta FC di Stadion Klabat, Rabu (26/2). Dua kartu merah mewarnai ketatnya persaingan dua tim Kota Bitung tersebut.
Bertanding dalam laga pembuka babak 6 besar di grup G, kedua tim bertarung ketat dan keras. Derby Kota Bitung tersebut mengharuskan keduanya menang demi memuluskan langkah menuju final.
Hal itu langsung dimanfaatkan Nabati sejak peluit awal ditiupkan wasit Efraim Dalantang. Pertandingan baru berjalan 10 menit, Renaldi Bernama membuka skor bagi timnya. Kerja sama apik memudahkan gelandang tengah Nabati tersebut menceploskan bola ke dalam gawang. Skor 1-0 untuk Nabati.
Gol itu semakin memanaskan pertarungan. Wasit pun harus tegas mengawal pertandingan. Pada menit ke-22 kartu kuning dikeluarkan bagi pemain bertahan Sparta, Samsul Bary Kadir.
Pada menit ke-24, Nabati memperlebar jarak kemenangan. Tendangan bebas Taufiq Budiman berhasil mengubah skor menjadi 2-0.
Jelang akhir babak pertama wasit kembali mengeluarkan kartu kuning bagi pemain Sparta. Kali ini yang menerima peringatan itu Farly Nantingkase. Namun peringatan itu tak membuat Farly jera. Pada awal babak kedua wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning kedua yang otomatis berubah kartu merah bagi Farly.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Nabati. Raymond Muhaling yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil menjauhkan timnya dari kejaran. Ia menciptakan gol ketiga pada menit ke-57.
Sulit bagi anak-anak Sparta mengejar defisit tiga gol dengan pemain minus seorang. Semangat mereka mulai menurun dan kurang berkonsentrasi. Justru permainan keras yang diperagakan. Alhasil, giliran Samsul Bary yang menerima kartu kuning kedua pada menit ke-79.
Waktu yang sempit plus bermain dengan sembilan orang mengharuskan Sparta merelakan laga itu dimenangkan Nabati dengan skor 3-0.
Kemenangan itu pun memuaskan Hengky Namangge, pelatih Nabati. "Saya menggunakan formasi 4-3-3 dan itu artinya cocok dalam bertahan dan menyerang. Memang dari awal mereka bermain sesuai strategi yang saya harapkan. Jadi harapan, kita punya target karena kami juara zona, sekarang kita juga berupaya untuk menjuari kejuaraan ini seperti yang kita lakukan di zona Bitung," tukas dia.