Bencana di Sulut
Bantuan ke Sekolah di Manado Pascabanjir Mengalir
Puluhan sekolah yang rusak akibat diterjang banjir bandang, Senin (10/2/2014) nanti sudah bisa digunakan.
Penulis: Fransiska_Noel | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Fransiska Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Puluhan sekolah yang rusak akibat diterjang banjir bandang, Senin (10/2) sudah bisa digunakan kembali untuk melangsungkan proses belajar mengajar.
Meski dalam kondisi terbatas, kegiatan belajar mengajar memang harus segera dimulai mengingat ujian sekolah siswa sudah makin dekat.
Hanya, memang sekolah mengeluh karena sejumlah fasilitas penunjang belajar seperti papan tulis, meja, kursi banyak yang rusak bahkan hanyut tersapu banjir.
Menyikapi hal ini, Wali Kota Manado Vicky Lumentut berjanji akan mengupayakan yang terbaik untuk menyiapkan fasilitas penunjang belajar siswa.
"Akan kita upayakan untuk adakan fasilitas penunjang belajar agar proses belajar mengajar tidak terhambat," kata Wali Kota, Jumat (7/2).
Wali Kota memastikan langsung memanggil jajaran Dinas Pendidikan Kota Manado untuk meminta laporan lengkap terkait kerusakan fasilitas penunjang belajar.
"Saya akan panggil jajaran Dinas Pendidikan untuk minta laporan rinci berapa banyak fasilitas penunjang belajar yang perlu diadakan. Yang penting siswa bisa belajar dulu, jangan sampai terhambat," tuturnya.
Data terakhir yang dihimpun Posko Pemerintah Kota Manado sebanyak 98 sekolah di Kota Manado terkena imbas banjir bandang tiga pekan lalu, dan sebanyak 15 ribu siswa harus mendapat bantuan peralatan dan perlengkapan belajar seperti buku, tas, sepatu karena hanyut dan rusak diterjang banjir.
Sementara itu, Jumat siang (7/2), Jajaran Lippo Group dibawah pimpinan CEO James Riyadi, mengunjungi Posko Pemerintah Kota Manado. Salah satu item bantuan yang dibawa yaitu 2.500 pasang seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP.
"Kami tentu sangat berterima kasih dengan bantuan yang diberikan Lippo Group. Ini sangat membantu sekali. Beberapa waktu ini saya mendapat keluhan orangtua siswa agar anak-anak mereka bisa mendapat seragam sekolah, karena semua hanyut terbawa banjir. Bersyukur bantuan ini sudah banyak membantu," tutur Wali Kota GS Vicky Lumentut. (*)