Bencana di Sulut
Jasa Servis Kendaraan Meningkat Pascabanjir Bandang Manado
Pascabanjir bandang, permintaan jasa servis kendaraan roda empat di Manado mengalami peningkatan.
Penulis: Fransiska_Noel | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Fransiska Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pascabanjir bandang, permintaan jasa servis kendaraan roda empat di Manado mengalami peningkatan.
Bengkel Chevanya di Teling Atas, Manado. Saking membludaknya permintaan jasa servis, pemilik kendaraan bahkan harus melakukan booking terlebih dahulu.
"Iya betul. Dua hari setelah banjir banyak pemilik mobil yang minta perbaikan kendaraannya yang terendam banjir. Permintaan cukup banyak hingga perlu booking lebih dahulu," ujar Mey, pemilik bengkel, Sabtu (2/2).
Diakui Mey, pada hari normal, bengkelnya hanya melayani satu hingga dua kendaraan roda empat untuk lakukan servis harian, tapi pasca-banjir bandang dua pekan lalu, dalam sehari bengkel ini bahkan harus bekerja ekstra melakukan perbaikan hingga lima mobil, di luar servis untuk motor yang jumlahnya juga membludak.
"Jumlah perbaikan dalam sehari memang dibatasi karena kapasitas tampung bengkel yang kecil. Jadi sisanya harus antre dulu, makanya harus booking sebelumnya," tuturnya.
Secara keseluruhan, rata‑rata mobil yang masuk bengkel adalah mobil yang terendam banjir beberapa waktu lalu, jadi pemiliknya minta agar dilakukan perbaikan menyeluruh.
Sesuai standar perbaikan dan penggantian spare part (suku cadang) untuk kendaraan yang terendam banjir, meliputi penggantian oli, rem, kopling, kampas rem, busi, aki, filter oli, kampas kopling, dan filter udara.
Menurut mekanik bengkel kendaraan yang terendam banjir harus melalui tahapan service atau tune up, penggantian oli mesin, gardan, serta transmisi, yang secara keseluruhan bisa makan waktu sehari penuh jika cepat.
Meningkatnya permintaan perbaikan kendaraan karena banjir, diakui pemilik bengkel mampu mendongkrak omzet bengkel hingga 75 persen.
Selain bengkel Chevanya, permintaan pembelian spare part mobil juga terjadi di toko sparepart Sumber Oto jalan Sam Ratulangi Manado.
Pemilik toko mengakui pascabanjir lalu, permintaan spare part mobil, khususnya komponen pernting yang rusak karena terendam banjir mengalami peningkatan.
"Ada peningkatan mulai dari pembelian oli, busi, saringan oli, saringan udara, saringan bahan bakar, aki, dan dinamo," tutur Edgar, pemilik toko.
Menurut Edgar, kebanyakan yang datang membeli spare part adalah pemilik kendaraan yang mobilnya terendam banjir.
"Penjualan cukup meningkat karena banjir lalu," ujar Edgar tanpa merinci besaran omzet yang diterima. (*)