Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bencana di Sulut

DPRD Tomohon Minta Perlebar Jalur Warembungan- Tinoor

Setelah jalan utama Manado-Tomohon ditutup, ada beberapa akses jalan yang menjadi alternatif, seperti Kali-Kinilow, Manado-Kembes

Penulis: | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Penutupan jalur utama Manado-Tomohon yang dinilai masih rawan longsor harus diikuti dengan pelebaran jalan Warembungan-Tinoor yang selama ini menjadi jalan alternatif ke Tomohon-Manado ataupun sebaliknya.

Demikian dikatakan Ketua Komisi A DPRD Kota Tomohon Paulus A Sembel kepada Tribun Manado, Rabu (29/1/2013).

"Pemerintah Kota Tomohon harus secepatnya melakukan pelebaran jalan Warembungan-Tinoor yang sejauh ini masih dijadikan jalur andalan warga untuk melintas, baik dari Manado maupun Tomohon, setelah jalur utama ditutup karena dinilai masih rawan terjadi longsor," ujar Sembel.

Lanjutnya, jika tidak cepat maka akan sangat merugikan Kota Tomohon, sebab bisa saja jalur alternatif lain yang nanti akan diprioritaskan oleh Pemerintah Pusat maupun Provinsi Sulut untuk dikembangkan. "Artinya, Tomohon akan terisolir dengan Kota Manado akibat harus melewati daerah Minahasa yang cukup jauh," katanya.

Tak hanya itu, jika jalur Warembungan-Tinoor tidak segera dibenahi, berpotensi membuat Kelurahan Tinoor menjadi daerah tidak berkembang atau mati, sebab infrastruktur jalan di sana kondisinya rusak parah saat ini. "Jika perlu dan mendesak untuk menunjang program pelebaran jalan ini, maka dewan siap melakukan pergeseran anggaran dalam APBD 2014," tegasnya.

Setelah jalan utama Manado-Tomohon ditutup, ada beberapa akses jalan yang menjadi alternatif, seperti Kali-Kinilow, Manado-Kembes-Koka-Sasaran (Tondano), Tanawangko-Lemo-Woloan, atau Manado-Airmadidi-Tanggari-Tondano, namun yang paling dekat dan strategis memang dari Warembungan-Tinoor.

"Jalur Kali-Kinilow juga cukup dekat, tapi sangat beresiko sebab jalannya sempit dan cukup beresiko karena banyak tanjakan curam," terang Sembel.

Ferdinand Mono Turang, anggota DPRD Kota Tomohon lainnya mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh rencana Gubernur Sulut SH Sarundajang untuk membuka akses jalan baru dari dua poros yakni dari Kali dan Warembungan-Tinoor untuk mengganti ruas jalan Manado-Tomohon yang ditutup karena rawan longsor.

"Kalau memang pemerintah serius untuk membuka jalan baru, dan perlu dana lebih misalnya untuk kebutuhan pembebasan lahan, maka sebagai anggota DPRD saya siap mendukung, yakni dengan mengusulkan pengalihan anggaran Rp 5 Miliar dari pembangunan menara Alfa Omega untuk pembebasan lahan," tegasnya.

Pembukaan ruas jalan baru kata dia kini menjadi skala prioritas, sehingga ke depan daerah ini berkembang lebih cepat, tidak terhambat karena terisolir akibat tak memadainya akses jalan yang menghubungkan antardaerah.

"Pemerintah harus memiliki sense of crisis, karena dengan terputusnya akses jalan Manado-Tomohon saat ini sangat mempengharui kehidupan masyarakat terutama di bidang ekonomi. Makanya, saya sangat mengapresiasi  usaha Gubernur Sulawesi Utara untuk merumuskan langkah dan jalan keluar menghadapi persoalan putusnya jalan Tomohon-Manado. Pembangunan menara Alfa Omega bisa ditunda pada tahun anggaran berikut, tapi pembebasan lahan sudah harus dilakukan untuk mendukung program pemerintah provinsi dan pusat, supaya ekonomi masyarakat Tomohon bisa pulih kembali dan beraktivitas sebagaimana biasanya," tukasnya.

Wali Kota Tomohon Jimmy Eman menegaskan, pemerintah memang memprioritaskan pembenahan jalan Warembungan- Tinoor yang rusak parah, setelah jalur utama Manado-Tomohon ditutup. Apalagi, dengan adanya program Gubernur dan pemerintah pusat untuk mengalihkan jalur utama lewat dua poros yakni melalui Kali dan Tinoor-Warembungan.

"Saat ini pemerintah kota tinggal menunggu saja, jika proses pembukaan jalan baru  atau pelebaran jalan dari pemerintah provinsi dan pusat jadi dilaksanakan melalui Tinoor- Warembungan, maka pemerintah akan menunjang penuh. Termasuk dalam pembebasan lahan, anggarannya sudah disiapkan jika tak disanggupi semua oleh pemerintah provinsi atau pusat. Sebab, ini semua untuk kemajuan Kota Tomohon, makin makin baik," terang Eman. (war)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved