Bencana di Sulut
Feybe Bikin Gerakan 1.000 Panci Manado
Komunitas ini anggotanya perempuan semua dan fokus untuk membantu penyaluran bantuan berupa alat-alat dapur.
Laporan wartawan Tribun manado Yudith Rondonuwu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Banjir bandang telah menghancurkan banyak rumah selain menelan korban jiwa. Begitu juga bencana longsor yang masih terjadi di Manado dan Minahasa sampai Sabtu (25/1/2014) kemarin.
Terkait itu maka terbentuklah Komunitas Aktivis Perempuan Peduli Bencana. Komunitas ini anggotanya perempuan semua dan fokus untuk membantu penyaluran bantuan berupa alat-alat dapur diantaranya bagi-bagi panci. Komunitas ini dikoordinatori aktivis perempuan Sulut Feybe Lumanauw.
Ia menuturkan ide digagasnya bersama Greace Susan Undap dan Suzy Mononimbar. Bukan sekadar ide tapi mereka sudah merealisasikannya yaitu menyalurkan bantuan alat masak kepada sejumlah korban banjir. Sampai saat ini mereka pun melakukan gerakan pengumpulan alat masak seperti panci air, dandang, dan wajan (belanga goreng) dari rekan-rekan mereka untuk disalurkan kepada para korban bencana di Manado dan sekitarnya.
Hal ini dilakukan untuk menolong para korban yang telah kehilangan harta benda mereka termasuk alat masak dan alat makan. "Sebagian besar para korban banjir telah menerima bantuan bahan makanan dan kompor,tetapi mereka tidak memiliki alat masak dan alat makan. Karena itu, alat masak seperti panci dan wajan akan sangat menolong mereka untuk mengolah bahan makanan mereka, Jadi,alat-alat ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak para korban pasca bencana.Untuk itulah kami gagas Gerakan 1000 panci dan wajan untuk para korban bencana," kata Feybe Lumanauw, Minggu (26/1).
Dikatakannya, siapa saja bisa menyumbang dan dapat menyalurkan langsung atau dapat menyampaikan melalui komunitasnya. "Sejak gerakan ini diluncurkan di antara sejumlah teman dan komunitas di Manado,Jumat (24/1), teman-teman sangat antusias. Kami sudah menyalurkan sebanyak 100 panci dandang dan wajan serta paket alat masak dan alat makan," ujar Lumanauw. "Mudah-mudahan gerakan ini akan semakin meringankan beban para korban bencana," tambahnya.(*)