Natal dan Tahun Baru
Max Mumu Kebanjiran Order Bikin Mebel
Di kolong rumah yang terbuat dari kayu jati itu, seorang pria beruban sedang memotong sebilah papan dengan mesin. Max Mumu. Itulah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Di Kelurahan Sario Kota Baru, Lingkungan I tampak sebuah rumah semi permanen dengan cat berwarna merah maron. Saat melintasi depan rumah tersebut langsung terekam kesan bahwa rumah itu milik pengrajin dan reparasi mebel.
Di kolong rumah yang terbuat dari kayu jati itu, seorang pria beruban sedang memotong sebilah papan dengan mesin. Max Mumu. Itulah namanya. Max adalah pemilik tempat usaha yang dinamai Batu Zaman.
Ketika didekati, dengan ramah Max menyalami Tribun Manado. "Selamat siang. Ada apa?" tanyanya dengan raut wajah bersahabat. Dia kemudian meluangkan waktu berbagi cerita tentang usahanya. "Saya sambil kerja ya, soalnya banyak orderan," ungkapnya, Jumat (13/12/2013).
Menurut Max, menjelang Natal dan Tahun Baru dia kebanjiran order membuat perabot rumah tangga seperti lemari pakaian dan meja. Tak hanya itu, dia juga menerima sofa untuk diperbaiki. "Soal orderan tentu saja banyak. Apalagi bulan Desember begini," ujarnya sambil mengerjakan rak TV pesanan pelanggan.
Dia mengaku sempat kelabakan melayani pelanggan beberapa hari lalu. Hal tersebut karena keterbatasan tenaga kerja. "Yang bekerja tetap di sini hanya satu orang, sementara banyak orderan masuk. Saya akhirnya memanggil orang kerja dari kampung saya," ungkap pria berdarah Minahasa itu. Guna menghindari kekecewaan pelanggan karena pesanannya tidak bisa diselesaikan tepat waktu, dia bahkan menolak sejumlah order. "Saya sampai menolak orderan yang masuk," katanya.
Ditanya soal harga, Max enggan memberitahukan angka nominalnya. Namun, menurutnya, harga yang dipatok relatif terjangkau. "Kalau harga tergantung bahan. Misalnya mereka pesan meja. Tergantung kayu apa yang diinginkan. Dari harga kayu itu, saya tembahkan sedikit untuk ongkos kerja," kata pria kelahiran 71 tahun silam itu.
Max membuat aneka mebel dengan bahan kayu lingua, cempaka dan atau kayu merah. Ditanya soal jenis mebel apa saja yang bisa dibuatnya, dia menjawab, "Semua jenis. Asal menggunakan kayu yang tersedia. Dan yang terpenting tidak minta dibuatkan dari besi." (erick mongisidi)