Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Besok Warga Sindulang Akan Dimediasi di Makodim 1309 Manado

Dandim akan mengajak kedua kelompok warga tersebut untuk dipertemukan di Markas Kodim di Winangun Manado.

Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasca-bentrokan warga di Sindulang antara lorong Sinderela dan Lumba-lumba, Komandan Kodim 1309 Manado, Letkol Inf Indarto Kusnohadi langsung turun ke lokasi. Dia datang sekitar pukul 07.00 Wita, Rabu (4/12/2013), untuk menemui kedua kelompok warga.

Di situ, Dandim pun memberikan pengarahan kepada warga sekaligus mendengarkan kemauan mereka. Kedua kelompok warga pun saling mempersalahkan. Kedua kelompok warga sama-sama saling tuding terkait siapa yang lebih dahulu menciptakan masalah.

Mendengarkan hal tersebut, Dandim pun kemudian meminta agar kedua kelompok warga tersebut untuk saling menahan diri dan sama-sama menjaga stabilitas keamanan. "Kalau keduanya saling mempermasalahkan kapan mau selesainya. Marilah kita sama-sama menjaga stabilitas keamanan," katanya.

Setelah pertemuan tersebut, Dandim pun akan mengajak kedua kelompok warga tersebut untuk dipertemukan di Markas Kodim di Winangun Manado. Mereka pun akan nantinya diminta untuk berdamai. "Pertemuannya besok. Nanti kami akan buat jam 11 siang," terangnya.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim 1309 Manado, Kapten Inf Jantje Walangitan mengatakan, pasca-bentrokan antara kedua kelompok warga, pihak Kodim pun masih akan tetap akan melakukan penjagaan dan pengamanan di daerah tersebut. "Tetap personel kami akan di sana tersebut," tuturnya.

Langkah tersebut dilakukan karena pihak Kodim ingin membantu kepolisian agar bisa meredam agar tidak terjadi kejadian serupa. Apalagi, lanjutnya, kejadian tersebut sudah terjadi selama tiga hari berturut-turut. "Tugas kami hanya ingin membina masyarakat agar bisa sama-sama menjaga stabilitas keamanan, apalagi jelang Natal dan tahun baru," ucapnya.

Nah, mengenai barang bukti anak panah wayer dan satu samurai yang disita, Pasi Intel mengatakan bahwa pihaknya nantinya akan menyerahkan ke kepolisian.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved