KPK Tangkap Pejabat Negara
Penyanyi Rya Fitria Bercerai Bukan karena Akil Mochtar
Berdasarkan pelacakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Akil diketahui rutin mengirim uang kepada Rya Fitria
TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyanyi dangdut Rya Fitria akhirnya buka suara mengenai aliran dana dari tersangka Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang terjerat kasus suap dan korupsi. Penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) ini membantah memiliki hubungan khusus dengan Akil.
"Saya tegaskan tidak pernah ada hubungan khusus antara saya dengan Pak Akil. Hanya ada hubungan profesional sebatas pekerjaan saya sebagai penyanyi," katanya dalam jumpa pers di sebuah rumah makan di Jl Soekarno-Hatta, Bandung, Jumat (8/11/2013).
Berdasarkan pelacakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Akil diketahui rutin mengirim uang kepada Rya Fitria. Jumlahnya bervariasi, Rp 8 juta hingga Rp 10 juta. Total lebih dari Rp 900 juta yang ditransfer Akil ke rekening Rya di Bank Rakyat Indonesia.
Selain itu, Rya juga menegaskan perceraiannya juga tidak kaitan dengan Akil. "Perceraian saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan pihak ketiga. Saya nggak mau diungkit-ungkit perceraian saya. Soalnya ini pribadi," ucapnya.
Sempat beredar kabar transfer uang secara berkala dari Akil itu menjadi satu pemicu perceraian Rya dan suaminya, Deden Supriatna Baenur (31). Diduga, sebelum bercerai Deden mengetahui ada kejanggalan di rekening Rya yang kerap bertambah secara berlebihan.
Rya mengaku tidak nyaman akibat pemberitaan yang menyebutkan dirinya memiliki hubungan spesial dengan Akil. Ia pun tidak tahu menahu mengenai transfer dana dari Akil yang disebut-sebut merupakan dana hasil korupsi.
"Saya merasa tidak nyaman dibilang aliran dana tersebut khusus buat saya. Di rekening saya bukan hanya dana dari Pak Akil saja tapi juga dari pejabat lain dari Sabang sampai Merauke, karena saya sering diminta tolong untuk kampanye," ucapnya.
Rya mengaku dirinya sudah lama tidak bertemu dengan Akil Mochtar. Apalagi semenjak menjabat sebagai Ketua MK, ptaktis dirinya tidak pernah bertemu lagi dengan sosok pria tersebut.
"Saya sudah lama tidak bertemu dengan beliau. Dulu pas kampanye dan mempromosikan beliau pada 2007 memang sering bertemu, hampir setiap hari. Tapi sejak belaiu menjadi Ketua MK, jarang ketemu," katanya.
Menyikapi kemungkinan dirinya dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rya mengaku siap. Menurutnya, tidak hal dari dirinya yang perlu ditutup-tutupi. "Sebagai warga negara yang baik dan tidak bersalah, saya siap memberi keterangan," katanya. (tribunjabar/dd)