BREAKING NEWS

Puluhan Pedagang Berunjukrasa di Kantor Wali Kota Kotamobagu

Tigapuluhan pedagang yang direlokasi ke Pasar Poyowa Kecil kembali berunjukrasa di Kantor Wali Kota dan DPRD Kotamobagu.

Puluhan Pedagang Berunjukrasa di Kantor Wali Kota Kotamobagu
TRIBUNMANADO/YUDIAWAN NUGRAHA


Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Tigapuluhan pedagang yang direlokasi ke Pasar Poyowa Kecil kembali berunjukrasa di Kantor Wali Kota dan DPRD Kotamobagu, Rabu (30/10/2013) sekitar pukul 12.05 Wita. Kali ini mereka menuntut agar bisa kembali berdagangan di emperan jalan di sekitar Pasar 23 Maret.

Pada aksinya, para pedagang membawa komoditas jualanya seperti bawang, rica (cabai) dan tomat. Mereka pun sempat menggelar daganganya tersebut di depan lobby Kantor DPRD Kotamobagu. Bahkan, mereka juga membawa timbangan yang biasa mereka pakai untuk menimbang barang daganganya.

Sofian H Bede yang mendapingi para pedagang mengatakan, para pedagang sempat menikmati keuntungan dari jualanya saat pindah ke Poyowa Kecil. Namun, saat Jalan Bogani yang berada di dekat Pasar 23 Maret selesai diperbaiki, sebagian pedagang kembali lagi berjualan di sini. Alhasil, pedagang di Poyowa Kecil kembali merugi.

"Bawang (daun) jadi kayu. Tomat satu kilogram hanya Rp 1.000," ujar seorang perempuan pada unjuk rasa itu sambil memegang bawang daun.

Para pedagang tersebut akhirnya dipersilakan masuk ke ruang paripurna DPRD Kotamobagu. Mereka diterima oleh lima anggota DPRD Kotamobagu; Ishak Sugeha, Rudini Sako, Suardi Baso, Arman Adati dan
Marnes Manatar.

Penulis: Edi Sukasah
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved