Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kepausan

Aparat Keamanan Brasil Dikritik karena Agak Lengah Amankan Paus

Sekitar 2.000 polisi dikerahkan untuk mengamankan Paus saat memimpin doa bersama umat

Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, SAO PAOLO -  Paus Fransiskus mengunjungi Basilika di negara bagian Sao Paulo untuk menghormati Santa dari Brasil, Rabu (24/7/2013).

Sekitar 2.000 polisi dikerahkan untuk mengamankan Paus saat memimpin doa bersama umat yang diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 200 ribu orang, di Basilika Bunda Aparecida, Brasil.

Setelah kunjungan ke gereja itu, Paus Fransiskus  kembali ke Rio de Janeiro untuk bertemu para tahanan remaja, mengunjungi kawasan-kawasan kumuh yang sebelumnya tahun ini berhasil dibersihkan dari gang-gang narkoba, dan meresmikan sebuah cabang rumah sakit khusus untuk pengobatan kecanduan narkoba.

Selasa lalu, Paus terlibat dalam sebuah acara kebaktian khusus, sementara ribuan jemaah berkumpul di pantai Copacobana yang terkenal di Rio de Janeiro, untuk mengikuti ibadah pembukaan Festival Hari Pemuda Dunia. Lebih dari satu juta pemuda Katolik diperkirakan akan mengunjungi Rio untuk ambil bagian dalam perayaan internasional hari Pemuda Dunia, yang jatuh pada hari Kamis (25/7) ini.

Sementara Paus beristirahat hari Selasa, ada tuding-menuding luas dalam media Brasil mengenai kelengahan keamanan yang membuat Fransiskus yang berusia 76 tahun itu tidak terlindungi terhadap khalayak ramai yang mendekat untuk menyambutnya hari Senin (22/7) setibanya di Rio de Janeiro.

Para analis mengakui kelalaian keamanan yang gawat, tetapi mereka mengatakan keinginan Paus untuk berada di tengah umum mempersulit untuk memastikan perlindungan penuh. Sepanjang peristiwa itu, Paus sendiri tampak gembira dan membiarkan jendela mobilnya terbuka untuk menyambut khalayak ramai yang mengerumuni iring-iringan mobilnya. (voice of america)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved