Pemilukada Mitra
Tjanggulung Sudah Melapor di Polsek Dekat Mahkamah Konstitusi
Sherley mengaku, kepala dipukul seorang perempuan saat hendak keluar dari pintu utama kantor MK
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Tak terima dengan tindakan pemukulan yang terjadi, Sherly Tjanggulung mengaku, sudah melaporkan kejadian ini di Polsek terdekat dengan Kantor Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (12/7/2013).
Sherley mengaku, kepalanya dipukul oleh seorang perempuan saat hendak keluar dari pintu utama kantor MK usai sidang sengketa Pemilukada Kabupaten Minahasa Tenggara.
"Saya sudah lapor ke kantor polisi. Polisi telah BAP. Saya juga telah periksa kepala yang kena pukulan," ungkap adik kandung Bupati Mitra Telly Tjanggulung kepada beritakawanua.com dari Jakarta, Jumat (12/7/2012) malam.
Asal tahu saja, kejadian ini terjadi usai sidang lanjutan sengketa Pemilukada Mitra tanggal 13 Juni lalu. Kala itu, Sherly yang baru keluar dari ruang persidangan dikejar beberapa orang. Kemudian seorang di antaranya memukul, meski tidak mengeluarkan darah. Diapun mengaku sudah memeriksakan di rumah sakit terdekat.
Sebagaimana diketahui, sidang yang dimulai pukul 13.30 WIB, tadi menghadirkan saksi ahli dari pihak pemohon dan dokter yang menangani pemeriksaan kesehatan para pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.(bk)