Pembunuhan Ayu Basalamah
Pembunuh Ayu Tiru Adegan Film
Banyak yang menduga, pembunuhan terhadap Abdullah 'Ayu' Basalamah, dilakukan oleh orang yang profesional.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Banyak yang menduga, pembunuhan terhadap Abdullah 'Ayu' Basalamah, perias pengantin terkenal di Bolmong Raya, dilakukan oleh orang yang profesional. Aktivis waria ini meninggal mengenaskan dengan tangan, kaki dan mulut terlakban rapi.
Publik pun tercengang saat polisi menetapkan dua remaja, RZ (18) dan AA (17), sebagai tersanka pembunuh. Sementara satu tersangka lainya, KM (19), seorang mahasiswi di sebuah akademi keperawatan di Kotamobagu, terkait kasus ini dengan alasan menyimpan barang-barang Ayu yang dijarah oleh RZ dan AA.
Kepada penyidik Polres Bolmong, RZ dan AA mengaku telah menyiapkan lakban untuk menyekap Ayu. Persiapan yang tersebut ternyata tak lepas dari tontotan yang mereka saksikan di televisi. "Menurut pengakuan mereka, mereka menyaksikan film-film di televisi," ujar Kepala Polres Polmong AKBP Hisar Siallagan di kantornya, Rabu (3/7/2013).
Dikatakannya, Polres Bolmong berencana juga akan memeriksa kejiwaan tersangka terutama RZ. Namun dia menegaskan, pemeriksaan tersebut bukan berarti ada gangguan jiwa pada tersangka. "Kami ingin mendapatkan profil utuh tentang RZ. Kami berencana memeriksa juga ke psikiater. Ini untuk mendapatkan informasi saja," kata dia.
Adapun untuk AA dia kembali menegaskan, pendampingan oleh psikolog diperlukan karena usianya masih di bawah 18 tahun. Sebelumnya, Kepala Satreskrim Polres Bolmong AKP Iverson Manosso mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permintaan kepada Badan Pemasyarakatan (Bapas) Manado untuk psikolog.
Adapun untuk perkembangan penyidikan, Hisar mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus yang menggegerkan Kotamobau tersebut. "Kami masih terus mendalami semua kemungkinan. Namun, seperti saya katakan sebelumnya, sejauh ini kami belum menemukan motif lain selain motif pencurian dengan kekerasan," kata dia menandaskan.
Pembunuhan Ayu menggegerkan Kotamobagu. Ayu yang sebelumnya masih berkutat dengan kasus penganiyaan terhadap dirinya ditemukan tewas oleh keponakanya, Indriyana Paputungan, di dalam salon, 17 Juni lalu. Tangan, kaki dan mulut terikat lakban. Polisi kemudian memeriksa 11 saksi.
Dua hari kemudian, Tim Laboratorium Forensik Polri dan INAFIS Polda Sulut melakukan olah TKP. Sedikitnya 21 benda dibawa oleh Tim INAFIS Polda Sulut untuk diteliti. Pada 20 Juni, Kepala Polres Bolmong AKBP Hisar Siallagan menyatakan hasil outopsi jenazah Ayu sudah ada. Tengkorak bagian belakang Ayu mengalami retak yang kemungkinan diakibatkan pukulan benda tumpul.
Setelah 11 hari Ayu ditemukan tewas, Polres Bolmong menetapkan RZ, AA, dan KM sebagai tersangka pada 28 Juni. Motif pembunuhan karena ekomomi. Beberapa barang-barang milik Ayu termasuk BB Torch berada di tangan KM yang tak lain pacar RZ.