Pemilukada Kotamobagu
Antik: Politik Adalah Hobi
Bagi Calon Wali Kota Kotamobagu Nomor Urut 3, Djelantik Mokodompit, kalah dan menang adalah risiko politik.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah
TRIBUNMANADO.CO.OD, KOTAMOBAGU - Bagi Calon Wali Kota Kotamobagu Nomor Urut 3, Djelantik Mokodompit, kalah dan menang adalah risiko politik. Petahana ini juga menyikapi dengan tenang hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh pasangan nomor urut 1, Tatong Bara-Jainuddin Damopolii (TB-Jadi).
"Saya kira sebuah realitas kalau hasil perhitunah begitu. Bukan soal terima atau tidak. Yang menarik bagi saya adalah ada laporan dari hampir dari setiap desa kelurahan. Ada fenomena jangan memilih dengan membeli undangan atau ditahan. Atau tidak datang dikasih duit," kata Djelantik saat ditemui di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (25/6/2013).
Dia juga sempat mengutip pernyataan Calon Wali Kota Nomor Urut 4, Muhammad Salim Landjar. "Tadi malam Pak Landjar datng ke saya. Menurutnya, ini adalah Pilkada terburuk. Saya tanya apa maksudnya, ternyata permainan politik uang begitu terbuka. Ini merusak nilai demokrasi," kata dia dengan suara parau.