Pembunuhan Ayu Basalamah
Pita Polisi Masih Melintang di TKP di Salon Ayu
Pita larangan melintas berwarna kuning itu melintang seperti huruf X di depan pintu Salon Ayu
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah
TRIBUNMANADO.CO.ID,
KOTAMOBAGU - Pita larangan melintas berwarna kuning itu melintang
seperti huruf X di depan pintu Salon Ayu. Di sekeliling bangunan yang
dindingnya berbahan papan pun terpasang pita yang sama. Lampu neon
tampak menerangi bagain depan salon yang langsung berhadapan dengan
Jalan Datoe Binangkang.
Namun tak ada lagi keramaian di depan salon yang bersebarangan
dengan sebuah distro atau toko pakaian itu. Padahal, sebelum Ayu
terbunuh, tak jarang orang-orang nongkrong di salon yang letaknya tak
jauh dari Bundaran Paris, Kotamobagu itu, sampai tengah malam. Bahkan,
penghuni kos-kosan yang berada tepat di belakang bangunan salon pun kini
kosong.
"Penghuni kos-kosan semuanya sudah pindah semua. Bahkan, yang di
belakang distro ini pun pindah karena istrinya sedang hamil," ujar Amat,
pengelola distro yang berada di seberang Ayu Salon, Kamis (20/6/2013)
malam.
Dia dapat memahami kepindahan sejumlah penghuni kos yang pindah.
"Ya, bayangkan saja, biasanya, mereka sudah bertemu Ayu yang sedang
ngopi sambil merokok di depan kamaor kosnya. Kini, dia sudah tiada.
Lampu kosanya pun baru sekarang tampak menyala," kata dia menambahkan.
Almarhum Ayu semasa hidup juga indekos di rumah yang berada di
belakang salon bercat merah muda itu. Kendati perias terkenal di wilayah
Bolaang Mongondow Raya ini mempunyai rumah di Dayanan, Kelurahan
Gogagoman. Namun, jarak rumah dan salon yang Ayu kelola cukup jauh
jaraknya.
Kendati penghuni kos tersebut sudah pindah, Amat mengaku tak mengaku
dengan jumlah kunjungan konsumen ke distro yang dikelolanya.
"Alhamdilillah, pengunjung seperti hari-hari biasanya. Tak ada perubahan
setelah peristiwa itu (terbunuhnya Ayu)," kata Amat menambahkan..
Ayu ditemukan keponakanya, Indriyana Paputung, tewas mengenaskan di
salonya, Senin (17/6/2013). Tangan dan kakinya terikat lakban. Sementara
mulutnya juga dibekap dengan lakban. Pelipis kanan pemilik Ayu Salon
ini lebam. Belakang kepalanya mengalami luka yang diduga dari hantaman
benda tumpul.
Kasus ini masih terus diselidiki pihak kepolisian. Kepala Polres
Bolaang Mongondow (Bolmong) AKBP Hisar Siallagan menyatakan, pihaknya
telah menemukan titik terang dalam pengusutan pembunuhan pemilik Ayu
Salon, Abdullah 'Ayu' Basalamah. Dia memastikan akan, pihaknya akan
mengungkap kasus tersebut.
"Do'ain dalam waktu yang tidak lama bisa terungkap," ujar Hisar saat ditemui di kantornya, Kamis (20/6/2013).
Dikatakannya,
waktu pengungkapan kasus berbeda-beda. "Butuh empat tahun untuk kasus
(pembunuhan Oddy Manus) sampai P-21. Sementara pada pembunuhan pendeta
di Malalayang butuh waktu sekitar empat bulan sampai P-21," kata Hisar
menyebutkan dua kasus yang juga diselidikinya pada saat bertugas di
Polda Sulut.
Dia tidak mengungkapkan secara gamblang perkembangan kasus tersebut.
Hisar mengatakan hasil autopsi juga sudah dikantongi polisi. Namun
dengan alasan kepentingan penyilidikan, Hisar tidak bisa mengungkapkan
hasilnya. Namun dia sempat menyetil sedikit kondisi tengkorak Ayu yang
retak.
Menyangkut opini yang berkembang terbunuhnya Ayu karena lambatnya
penanganan kasus penganiayaan Ayu yang terjadi Maret lalu, Hisar
mengatakan hal tersebut menjadi pemacu bagi kepolisian dalam
pengungkapan kasus. "Kami setiap malam melakukan anev (analisa dan
evaluasi) untuk kasus ini," kata dia.