Nurhayati Tuding Bantuan Banjir di Manado tak Tepat Sasaran
Bantuan untuk para korban banjir di Kelurahan Ternate Tanjung Februari lalu hingga saat ini belum diterima oleh mereka yang seharusnya menerima
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bantuan untuk para korban banjir di Kelurahan Ternate Tanjung Februari lalu hingga saat ini belum diterima oleh mereka yang seharusnya menerima, hal ini dipertanyakan oleh para warga yang menghuni lingkungan III, Selasa (19/6).
"Sampai saat ini saya hanya menerima bantuan Rp 2 juta dari pemerintah Kota Manado, sementara kondisi rumah saya rusak parah karena tinggi air karena banjir melewati atap rumah," kata Hije Manopo kepada Tribun Manado. Bahkan yang sangat ia sesalkan bantuan yang menjadi hak mereka untuk diterima nanti pada saat pihaknya telah selesai melakukan beres-beres rumah. "Bantuannya datang terlambat, nanti kami sudah selesai manimpang (beres-beres) baru dorang datang bawa itu doi Rp 2 Juta," keluhnya.
Sementara itu Nurhayati korban banjir lainnya mempertanyakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui pemerintah Kota Manado yang tidak tepat sasaran. "Yang saya tahu bantuan untuk korban yang rumahnya rusak parah akan memperoleh Rp 15 juta, tapi kenapa saya belum dapat sementara yang lainnya hanya mendapat Rp 2 juta," kata Nurhayati.
Menurutnya bantuan yang seharusnya diterima oleh korban yang rumahnya rusak berat malah diberkan kepada korban yang rumahnya tidak rusak berat. "Ini kan namanya pilih-pilih kasih dalam memberikan bantuan masak kami yang jelas-jelas rumahnya rusak parah tidak mendapat bantuan sementara mereka yang rumahnya tidak rusak parah malah dapat bantuan," kata dia.
Dia menuding pemko Manado dalam hal ini hanya memberikan bantuan kepada orang-orang yang dekat dengan aparat pemrintah mulai dari camat hingga ke perangkat kelurahan ditingkat yang paling bawah. "Inilah yang saya harus pertanyakan kenapa sudah sampai bulan ini pascabanjir bulan Februari kami tak kunjung mendapatkan bantuan Rp 15 juta tersebut," tandasnya.
Dari amatan Tribun Manado para korban banjir di Kelurahan Ternate Tanjung lingkungan III masih menempati kediaman mereka yang dulunya dilanda banjir akibat meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang menutup semua kediaman mereka yang terletak persis ditepi DAS Tondano.