Mendag ke Manado
Gita Ajak 'Gangnam Style-kan
Gita Wirjawan mengatakan Indonesia harus bisa "meng-gangnam style-kan" diri untuk bisa bersaing pada level internasional.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Gita Wirjawan mengatakan Indonesia harus bisa "meng-gangnam style-kan" diri untuk bisa bersaing pada level internasional.
Dalam kuliah umum yang dilakukan di Gedung Kuliah Bersama Unima, Selasa (18/6/2013), Wirjawan mengutip sedikit artis fenomenal dari Korea Selatan, Psy yang bisa membuat seluruh dunia ber-gangnam style mengikuti gayanya. Menurutnya, fenomena seperti ini harus bisa dikuti Indonesia dalam menjadi kekuatan ekonomi yang besar di dunia.
"Psy itu orangnya tidak terlalu ganteng tapi melalui tariannya dia menjadi perhatian dunia. Indonesia harus menjadi seperti ini dalam perekonomian dunia. Media untuk mencapai tujuan tersebut adalah internet. Melalui dunia digital ini kita bisa memperkenalkan semua keunggulan sumber daya, produk, dan apapun yang kita miliki," ujarnya.
Dalam kuliah umum yang dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Djauhari Kansil, Rektor Unima, Prof Dr Ph EA Tuerah MSi DEA, jajaran pimpinan dan mahasiswa Unima, Wirjawan memaparkan beberapa proyeksi perekonomian Indonesia khususnya dari sektor perdagangan. Dirinya mengakui sampai saat ini Indonesia masih tertinggal dari beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, Cina, India dan beberapa negara lainnya.
Dirinya mencontohkan, orang yang menyandang gelar doktor di Indonesia masih sangat sedikit dibanding negara-negara lain. Dirinya juga mencontohkan, tahun 2012 silam Indonesia hanya mendaftarkan tidak lebih dari 500 hak paten, sedangkan Jepang bisa mendaftarkan belasan ribu hak paten.
"Kita memang masih tertinggal dari negara lain, namun dengan perkembangan saat ini kita memproyeksikan sekitar 20 tahun mendatang Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar di dunia. Segala macam produk yang dibuat diluar negeri harus bisa dibuat di Indonesia. Produk dari Indonesia harus bersaing dengan negara lain," ujarnya.
Wakil Gubernur Sulut, Djauhari Kansil mengatakan pihaknya sangat bangga menerima kunjungan Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang memiliki darah Minahasa. Menurutnya, sebuah kebanggaan yang besar bisa melihat sosok visioner yang bisa membangun negara.
"Warga Sulut bangga menerima kedatangan Pak Wirjawan yang ibunya adalah orang asli Kawangkoan. Ilmu yang dibagikan saat ini sangat bermanfaat untuk memotifasi warga Sulut untuk terus berkarya," ujarnya.