Peserta dari 81 Sekolah Unjuk Gigi di FKIP UKIT Wenas
Lomba pidato Bahasa Inggris Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan GMIM Ds AZR Wenas berlangsung spektakuler.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado
Warstef Abisada
TRIBUNMANADO.CO.ID-- Lomba pidato Bahasa Inggris, Spelling Bee dan Story Telling yang diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan GMIM Ds AZR Wenas berlangsung spektakuler, Senin (17/6). Tercatat sedikitnya ada 173 peserta dari 81 SMP dan SMA se-Sulawesi Utara yang ikut berkompetisi dalam kegiatan untuk memeriahkan hari ulang tahun FKIP UKIT tersebut.
Perlombaan diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin Kabid Humas Polda Sulut Pendeta AKBP Denny Adare. Ia memberi apresiasi positif terhadap terlaksananya kegiatan tersebut, sebab mampu mengajarkan siswa untuk mengembangkan potensi diri agar terhindar dari perilaku menyimpang, seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, minuman keras, maupun tindak kriminal lainnya. “Kegiatan seperti ini harus intens dilaksanakan, agar dapat membentuk karakter generasi muda menjadi pribadi yang tak hanya pintar, tapi juga berkarakater dan bermoral sebagai pemimpin dimasa mendatang,” katanya, kemarin.
Untuk lomba pidato Bahasa Inggris, yang berhasil menjadi juara I pada kategori SMA/SMK adalah Ilana Walla, siswi SMA Kristen Eben Haezar Manado. Sedangkan untuk perguruan tinggi juara I direbut oleh Roberto, mahasiswa Politeknik Negeri Manado. Keduanya mengaku sangat bangga, sebab diberi kesempatan untuk tampil mengasah kemampuan dalam lomba pidato Bahasa Inggris sehingga mampu tampil sebagai juara.
Yopie Pangemanan, Dekan FKIP UKIT Yayasan GMIM Ds AZR Wenas mengungkapkan raya syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sebab seluruh kegiatan lomba dan work shop yang diselenggarakan pihaknya berjalan sukses. “Puji Tuhan, karena kegiatan ini disambut antusias oleh ratusan siswa dari sekitar 81 sekolah di Sulut. Ke depan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan dengan lebih meriah lagi,” tuturnya.
Ia berharap lewat lomba pidato Bahasa
Inggris, spelling bee dan story telling,
para siswa dapat mengukur kemampuannya dan melihat kelemahan serta kekurangan
yang ada, untuk diperbaiki agar dapat tampil lebih baik lagi dalam kegiatan
serupa.
“Melalui ajang ini sebenarnya dari FKIP
UKIT berharap para siswa dan mahasiswa se-Sulut dapat menguasai Bahasa Inggris
dengan baik karena menjadi bahasa internasional, agar mampu bersaing di dunia
global. Juga diharapkan seluruh peserta yang ikut dapat memanfaatkan teknologi
informasi dan menguasainya, untuk digunakan demi kemajuan masyarakat, serta
mampu menghindarkan diri dari efek negatif yang dapat merusak akhlak, seperti
terjerumus dalam penyalahgunaan narkba,” tukas Pangemanan. (War)
KOMENTAR